Pepsi Hengkang, Indofood akan Terus Kembangkan Bisnis Minuman

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Pepsi. Shutterstock

    Ilustrasi Pepsi. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta -PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. akan terus mengembangkan usaha di bidang minuman, setelah kerja sama antara PT Anugerah Indofood Beverage Makmur atau AIBM dengan PepsiCo berakhir.

    Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia pada Jumat malam, 4 Oktober 2019, Corporate Secretary PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. Gideon A Putro menjelaskan PT AIBM merupakan entitas anak perseroan yang bergerak di bidang minuman non alkohol. 

    AIBM ditunjuk oleh PepsiCo Inc. (PepsiCo) untuk memproduksi, menjual, dan mendistribusikan secara eksklusif produk minuman non alkohol dengan menggunakan merek-merek milik PepsiCo di wilayah Indonesia sesuai syarat dan ketentuan yang ditetapkan dalam perjanjian Exclusive Bottling Agreement atau EBA dengan PepsiCo.

    Adapun, perjanjian EBA berlaku untuk jangka waktu 5 tahun dan berakhir pada 2019. Emiten bersandi saham ICBP ini, tidak dapat mengungkapkan nilai kerja sama dengan PepsiCo karena harus mendapatkan persetujuan terlebih dahulu dari PepsiCo terkait ketentuan non-disclosure dalam EBA.

    "Berakhirnya kerja sama dengan PepsiCo karena jangka waktu EBA sudah berakhir. AIBM dan PepsiCo telah sepakat untuk tidak melanjutkan jangka waktu EBA karena alasan komersial," terangnya dalam keterbukaan informasi.

    Setelah kerja sama berakhir, perseroan akan terus berupaya mengembangkan kegiatan usaha di bidang minuman. Saat ini, ICBP memiliki beragam portofolio produk yang meliputi minuman teh siap minum, air minum dalam kemasan, serta minuman rasa buah yang dipasarkan dengan menggunakan merek Ichi Ocha, Club, dan Fruitamin.

    "Sepanjang sepengetahuan direksi, hingga saat ini tidak terdapat fakta/informasi material/kejadian penting lainnya yang belum diungkapkan kepada publik yang dapat berpengaruh signifikan terhadap perseroan serta dipandang dapat mempengaruhi fluktuasi perdagangan saham perseroan," imbuh Gideon.

    Sebagai informasi, pada semester I/2019, ICBP membukukan total penjualan bersih Rp 22,13 triliun atau tumbuh 13,72% secara tahunan. Penjualan dari divisi minuman sebesar Rp 975,65 miliar atau tumbuh 3,20% secara tahunan.

    Divisi minuman berkontribusi 4,41% terhadap penjualan bersih setelah eliminasi. Dari sisi bottomline, divisi ini masih membukukan rugi usaha sebesar Rp 100,03 miliar pada paruh pertama tahun ini, lebih kecil dari rugi usaha sebesar Rp 158,94 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.