Bank BKE Gandeng Jaya Property Group untuk Penyaluran KPR

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ilustrasi uang

    ilustrasi uang

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Bank Kesejahteraan Ekonomi (Bank BKE) menjalin kerja sama dengan Jaya Property Group untuk memfasilitasi kredit pemilikan rumah (KPR).

    Kerja sama tersebut meliputi proyek perumahan di daerah Tangerang yaitu Bintaro Jaya, Graha Raya, Jaya Imperial Park, Serpong Jaya, dan Puri Jaya. Proyek lainnya yang turut mendapat fasilitas pembiayaan adalah Jaya Land dan Jaya Harmoni yang berlokasi di Sidoarjo, Jawa Timur.

    Direktur Bisnis Bank BKE Joice F. Rosandi mengatakan kerja sama tersebut bertujuan untuk memperluas jangkauan Bank BKE dalam memasarkan kredit dan untuk meningkatkan portofolio KPR Bank BKE.

    “Salah satu strategi untuk meningkatkan portofolio adalah bekerja sama dengan developer atau pengembang perumahan berskala besar, seperti Jaya Property Group,” kata Joice dikutip melalui siaran pers, Jumat, 4 Oktober 2019.

    Adapun, Joice mengutarakan, Bank BKE menawarkan kredit properti untuk berbagai tipe agunan, baik rumah tinggal, apartemen, dan ruko. Selain itu, pilihan angsuran kredit sangat fleksibel dengan pilihan jangka waktu tertentu dan suku bunga yang kompetitif.

    Bank BKE tengah gencar menggeluti bisnis di segmen konsumer dengan mengincar porsi sebesar 20 persen-25 persen terhadap total portofolio kredit yang disalurkan.

    Joice mengatakan penyaluran kredit segmen konsumer mendapat respons yang positif, padahal bisnis tersebut baru dimulai tahun lalu.

    Perseroan mencatat total penyaluran KPR Bank BKE per akhir Agustus 2019 senilai Rp 82 miliar, tumbuh 200 persen dari Desember 2019 yang tercatat senilai Rp 34 miliar.

    Selain KPR, Bank BKE gencar menawarkan kredit konsumersegmen lainnya, yaitu kredit multiguna beragun properti dan kredit tanpa agunan (KTA) yang dinamai Kredit Dana Sejahtera dengan sistem payroll.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Pilkada Langsung, Melalui DPRD, dan Asimetris

    Tito Karnavian tengah mengkaji sejumlah pilihan seperti sistem pilkada asimetris merupakan satu dari tiga opsi yang mungkin diterapkan pada 2020.