PLN Salurkan Bantuan Senilai Rp 160 Juta bagi Korban Rusuh Wamena

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • PLN menyalurkan bantuan untuk korban kerusuhan di Wamena, Jumat, 4 Oktober 2019. (ISTIMEWA PLN)

    PLN menyalurkan bantuan untuk korban kerusuhan di Wamena, Jumat, 4 Oktober 2019. (ISTIMEWA PLN)

    TEMPO.CO, Jayapura -PLN menyalurkan bantuan berupa bahan makanan dan pakaian kepada korban kerusuhan Wamena di Posko Pengungsian Kodim 1702 Jayawijaya dan Posko Tongkonan Jayapura. Total bantuan mencapai Rp 160 juta yang diserahkan langsung oleh General Manager PLN UIWP2B, J. A. Ari Dartomo.

    Bantuan sosial tersebut diberikan masing-masing senilai 97 juta untuk Posko Kodim 1702 Jayawijaya dan 66 juta untuk Posko Tongkonan Jayapura.

    "Selain kami fokus memulihkan kelistrikan di Wamena, kami rasa PLN juga perlu membantu masyarakat yang terdampak atas aksi massa itu. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat bagi mereka", ujar General Manager PLN UIWP2B, J. A. Ari Dartomo, dalam siaran pers yang diterima Tempo, Sabtu, 5 Oktober 2019.

    Sementara untuk perkembangan pemulihan kelistrikan pascakerusuhan, per hari Kamis PLN telah memulihkan jaringan sepanjang 142 kms dari 180 kms (78%) dan menormalkan 114 gardu dari 142 gardu (80%) yang sebelumnya terganggu.

    "Kendala kami masih ada beberapa lokasi yang memang dirasa belum kondusif untuk dilakukan pekerjaan. Sementara kami terus berkoordinasi dengan pihak keamanan dalam hal ini TNI dan Polri", kata dia.

    Berangsur pulihnya jaringan listrik di Wamena membuat beban puncak pun meningkat menjadi 4,15 MW dengan daya mampu pembangkit sebesar 6,5 MW. Jumlah tersebut masih di bawah rata-rata beban puncak Wamena dalam kondisi normal sebelum kerusuhan terjadi.

    Jumat, 4 Oktober 2019, pemulihan akan difokuskan pada penyisiran daerah-daerah yang belum teraliri listrik pasca aksi massa. Diharapkan dari 17.500 pelanggan yang saat ini telah kembali mendapat pasokan listrik, jumlahnya dapat meningkat. PLN optimis dapat memulihkan sistem kelistrikan di Wamena lebih cepat.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut Gojek.