Ditanya Nama Calon Menteri Kabinet Jokowi, Ma'ruf Amin: Rahasia

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo saat upacara penyambutan kenegaraan Raja Malaysia Yang di-Pertuan Agung XVI Al-Sultan Abdullah Ri'ayatuddin Al-Mustafa Billah Shah ibni Almarhum Sultan Haji Ahmad Shah Al-Musta'in Billah beserta Yang di-Pertuan Agung Permaisuri Raja Malaysia Tunku Hajah Azizah Aminah Maimunah Iskandariah Binti Almarhun Al- Mutawakkil Alallah Sultan Iskandar Al- Haj di Istana Bogor, Jawa Barat, Selasa 27 Agustus 2019. Pertemuan membawa empat poin untuk menguatkan hubungan dengan Indonesia. TEMPO/Subekti.

    Presiden Joko Widodo saat upacara penyambutan kenegaraan Raja Malaysia Yang di-Pertuan Agung XVI Al-Sultan Abdullah Ri'ayatuddin Al-Mustafa Billah Shah ibni Almarhum Sultan Haji Ahmad Shah Al-Musta'in Billah beserta Yang di-Pertuan Agung Permaisuri Raja Malaysia Tunku Hajah Azizah Aminah Maimunah Iskandariah Binti Almarhun Al- Mutawakkil Alallah Sultan Iskandar Al- Haj di Istana Bogor, Jawa Barat, Selasa 27 Agustus 2019. Pertemuan membawa empat poin untuk menguatkan hubungan dengan Indonesia. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Sejumlah nama digadang-gadang bakal menjadi menteri menjelang pelantikan Presiden-Wakil Presiden terpilih hasil Pemilihan Umum 2019.

    Wakil Presiden terpilih M. Ma'ruf Amin menyebutkan, tidak akan menyampaikan ke publik mengenai nama maupun kriteria yang akan menjadi menteri sebelum diumumkan oleh Presiden Joko Widodo.

    "Rahasia, Itu nanti saya sampaikan ke Presiden. Jangan disampaikan ke publik," katanya di Istana Wakil Presiden Jakarta, Jumat, 4 Oktober 2019. 

    Ma'ruf menyebutkan penyusunan kabinet merupakan hak prerogatif Presiden Jokowi. Untuk itu, dia akan menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden siapa yang akan duduk menjadi menteri periode 2019-2024.

    Dalam kesempatan sama, Wakil Presiden Jusuf Kalla menyebutkan presiden dan wakil presiden ditetapkan secara bersama dan harus bekerja sama. "Nanti Wapres terpilih akan memberikan saran, karena bekerja bersama dan juga terpilih bersama. Tentu sama dengan dulu, kita rapat bersama, memberikan saran, tapi akhirnya presiden yang memutuskan," kata Jusuf Kalla.

    Sebelumnya, beredar nama-nama baru yang akan duduk sebagai menteri dalam kabinet Kerja Jilid II Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin seperti Soetrisno Bachir, Budiman Sudjatmiko, hingga Mahfud MD.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Ahok, dari DPRD Belitung hingga Gubernur DKI Jakarta

    Karier Ahok bersinar lagi. Meski tidak menduduki jabatan eksekutif, ia akan menempati posisi strategis: komisaris utama Pertamina.