Ditinggal Pepsi, KFC Ganti dengan Minuman Soda Lain

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gerai KFC di Senayan City masih menyediakan minuman soda bermerek Pepsi pada Jumat, 27 September 2019. Belakangan, suplai Pepsi dikabarkan mulai berkurang di pasaran. TEMPO/Francisca Christy Rosana

    Gerai KFC di Senayan City masih menyediakan minuman soda bermerek Pepsi pada Jumat, 27 September 2019. Belakangan, suplai Pepsi dikabarkan mulai berkurang di pasaran. TEMPO/Francisca Christy Rosana

    TEMPO.CO, Jakarta - Salah satu perusahaan produsen minuman terbesar di dunia, Pepsi, resmi mengundurkan diri dari pasar Indonesia. Gerai-gerai Kentucky Fried Chicken atau KFC yang selama ini menyediakan menu minuman soda Pepsi pun terimbas. 

    PT Fast Food Indonesia Tbk sebagai pemegang  merek KFC untuk Indonesia menyatakan akan segera menggantikan Pepsi dengan merek minuman berkarbonasi lain. Direktur PT Fast Food Indonesia Tbk, Justinus Dalimin mengatakan, pihaknya tengah melakukan proses penggantian minuman Pepsi dengan merek lain, dan akan dilakukan secara bertahap.

    "Nanti KFC akan memakai produk coke dan sekarang sambil mengatur peralihan," kata dia saat dihubungi, Kamis, 3 Oktober 2019.

    Menurut Justinus, ppenyuplai Pepsi di Indonesia yaitu PT Anugerah Indofood Barokah Makmur (AIBM) sudah memberitahu terlebih dahulu sebelum menghentikan pasokan kepada KFC mulai pertengahan Oktober 2019.  "Pepsi akan berhenti distribusi ke KFC mulai pertengahan bulan Oktober ini," ucapnya.

    Sebelumnya, Juru Bicara PepsiCo menyebutkan telah mengakhiri kontrak kerja sama produksi dengan PT Anugerah Indofood Barokah Makmur (AIBM) di Indonesia. Kedua perusahaan sepakat menghentikan proses produksi per 10 Oktober 2019.

    AIBM tidak akan lagi memproduksi, menjual, atau mendistribusikan minuman untuk PepsiCo di Indonesia. AIBM dan PepsiCo telah memberi tahu pelanggan dan karyawan kami tentang kebijakan ini,” ujar PepsiCo dalam surat elektroniknya, Rabu, 2 Oktober 2019.

    Kendati demikian, manajemen Pepsi tidak menjelaskan alasan utama PepsiCo dan AIBM menghentikan kerja sama tersebut. Hanya disebutkan, perusahaan yang berkantor pusat di New York, AS ini berharap dapat kembali ke Indonesia.

    PepsiCo juga tidak menjelaskan nasib karyawan berikut dengan rantai pasok yang ditinggalkan akibat kebijakan tersebut. Dengan demikian, merek minuman seperti Pepsi, Mirinda, 7Up, dan Mtn Dew dipastikan tidak akan beredar lagi di Indonesia dalam waktu dekat.

    EKO WAHYUDI l BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.