Sayembara Desain Ibu Kota Baru, Ini Bocoran dari Ridwan Kamil

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, menanggapi  keterlambatan lelang yang berdampak pada proses pembangunan Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jabar saat ditemui di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin, 30 September 2019.

    Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, menanggapi keterlambatan lelang yang berdampak pada proses pembangunan Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jabar saat ditemui di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin, 30 September 2019.

    TEMPO.CO, Bandung -Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan diminta menjadi salah satu juri untuk sayembara desain Ibu Kota baru yang digelar Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atau PUPR. “Ditugasi sebagai juri oleh presiden, ya sudah saja,” kata dia di Bandung, Kamis, 3 Oktober 2019.

    Ridwan Kamil mengatakan, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono yang menghubunginya meneruskan permintaan Presiden Joko Widodo. Dia mengaku tidak tahu alasan dirinya yang dipilih menjadi juri.

    “Gak tahu. Di telepon saja, terus siap penugasan. Ya siap-siap saja. Melalui Menteri PUPR, dari Presiden,” kata Ridwan Kamil.

    Ridwan Kamil mengaku belum tahu juri lainnya. “Katanya ada 9 (orang), cuma saya belum tahu. Cuma yang gubernur baru saya, mungkin, karena ada garis miring profesi sedikit,” kata dia.

    Ridwan Kamil mengatakan, peserta sayembara dimintanya memberikan desain yang terbaik. “Kalau mendesain kota baru, harus jadi kota terbaik di dunia. Jadi semua konsep-konsep terbaik sedunia itu harus berkumpul di ibu kota baru. Karena dimulai dari nol, tidak ada konteks sejarah,” kata dia.

    Sedikitnya ada sejumlah syarat yang harus dimasukkan dalam desain tersebut.

    Sebelumnya, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono resmi meluncurkan Sayembara Gagasan Desain Kawasan Ibu Kota Negara (IKN) atau ibu kota baru di Balikpapan, Kalimantan Timur, Rabu, 2 Oktober 2019.

    "Mulai hari ini kita launching Sayembara Gagasan Desain Kawasan Ibu Kota Negara Republik Indonesia di Kalimantan Timur," ujar Basuki di sela paparannya dalam acara "Dialog Nasional Rancang Bangun dan Kesiapan Kalimantan Timur Sebagai Ibu Kota Baru NKRI".

    Adapun tujuan dari sayembara tersebut yaitu untuk memperoleh berbagai ide atau gagasan desain kawasan melalui partisipasi luas bagi seluruh masyarakat, khususnya yang memiliki kepedulian dan atau keahlian di bidang arsitektur, perencanaan, dan perancangan kota di Indonesia.

    Desain kawasan ibu kota negara juga diharapkan dapat mewujudkan secara maksimal tiga kriteria utama dalam menuju visi ibu kota negara yang berjangka panjang.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hasil Sensus 2020 yang Menentukan Penentuan Kebijakan Pembangunan

    Akan ada perbedaan pada penyelenggaraan sensus penduduk yang ketujuh di tahun 2020. Hasil Sensus 2020 akan menunjang penentuan kebijakan pembangunan.