Pascarusuh Wamena, Penumpang Pesawat di Bandara Biak Naik

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • 21 orang eks repatrian warga negara Indonesia asal Kabupaten Biak Numfor dan Kabupaten Yapen Kepulauan, Jumat siang jam 14.00 WIT tiba di bandara Frans Kaisiepo Biak dengan menumpang pesawat Casa TNI AU. ANTARA/Muhsidin

    21 orang eks repatrian warga negara Indonesia asal Kabupaten Biak Numfor dan Kabupaten Yapen Kepulauan, Jumat siang jam 14.00 WIT tiba di bandara Frans Kaisiepo Biak dengan menumpang pesawat Casa TNI AU. ANTARA/Muhsidin

    TEMPO.CO, Jakarta - Arus keberangkatan penumpang pesawat di bandara Internasional Frans Kaisiepo Biak, Papua, mengalami peningkatan dari biasanya 100 orang naik hingga menjadi 150 penumpang setelah kerusuhan Wamena, dengan tujuan dominan ke Makassar, Sulawesi Selatan hingga ke kota-kota besar di Pulau Jawa.

    Pantauan Antara di bandara Frans Kaisiepo, Kamis hingga pukul 12.00 WIT, seratusan penumpang telah berada di area bandara untuk bersiap berangkat keluar Papua pasca-kerusuhan Wamena, 23 September 2019.

    Keberangkatan arus penumpang pesawat tampak masih ramai lancar dilayani oleh Garuda Indonesia dan Sriwijaya Air untuk penerbangan ke luar Papua dan Trigana Air untuk penerbangan antarkota di Papua.

    Salah satu penumpang, Dryono mengakui masih masih takut dengan kasus kerusuhan di Wamena. "Saya berangkat bersama kerabat dengan pesawat udara tujuan Semarang. Kami masih menunggu jadwal keberangkatan," ujarnya. Ia hanya berharap selama waktu keberangkatannya ke Semarang menggunakan pesawat udara dapat berjalan lancar hingga tiba di kota tujuan.

    Hal senada dikemukakan penumpang lainnya, Antoni. "Saya pulang kampung untuk bertemu keluarga, ya saat ini masih banyak warga non-Papua pulang setelah peristiwa kerusuhan Wamena," katanya.

    Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan Fransisco Olla kepada wartawan mengakui pelayanan angkutan udara di Bandara Internasional Frans Kaisiepo, Biak, masih normal yang dilayani oleh Garuda Indonesia dan Sriwijaya Air.

    "Untuk kegiatan waktu keberangkatan pesawat disesuaikan dengan jadwal layanan keberangkatan dan kedatangan oleh Garuda dan Sriwijaya," katanya.
    Hingga, Kamis pukul 13.30 WIT aktivitas warga Biak berlangsung normal, seperti angkutan umum, perkantoran pemerintah, usaha swasta, perbankan serta angkutan umum baik taksi maupun ojek.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Industri Permainan Digital E-Sport Makin Menggiurkan

    E-Sport mulai beberapa tahun kemarin sudah masuk dalam kategori olahraga yang dipertandingkan secara luas.