HUT TNI, Penerbangan di Bandara Halim Terganggu Sampai Sabtu

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah anak kecil memanfaatkan lapangan kecil untuk bermain di samping Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, 10 Mei 2015. Selain untuk bermain, sejumlah masyarakat sekitar juga berwisata gratis untuk melihat secara langsung pesawat yang terbang di bandara tersebut.  TEMPO/Imam Sukamto

    Sejumlah anak kecil memanfaatkan lapangan kecil untuk bermain di samping Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, 10 Mei 2015. Selain untuk bermain, sejumlah masyarakat sekitar juga berwisata gratis untuk melihat secara langsung pesawat yang terbang di bandara tersebut. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara, Masekal Pertama TNI Fajar Adriyanto menjelaskan bahwa penerbangan komersial di Bandara Halim Perdanakusuma mengalami sejumlah penundaan. Penundaan penerbangan pada Rabu, Kamis, dan Sabtu mendatang terjadi karena TNI AU menggelar latihan guna menyambut HUT TNI ke-74. 

    "Penerbangan komersial pada pukul 07.30 sampai 11.00 WIB ditunda, guna melakukan gladi kotor upacara untuk Hari Ulang Tahun (HUT) TNI ke-74," kata Fajar saat dihubungi Tempo, Rabu 2 Oktober 2019. 

    Fajar menerangkan, selepas TNI AU berlatih, setelah pukul 11.00 WIB, pesawat komersial yang beroperasi di Bandara Halim Perdanakusuma sudah dapat take off dan landing lagi. "Sebelum acara atau setelah latihan upacara sudah bisa lagi," kata dia.

    Berkaitan dengan penundaan penerbangan tersebut, Fajar menyerahkan teknisnya kepada pengelola bandara dan maskapai. Sehingga, ia juga mengaku tidak mengetahui rencana maskapai yang akan memindahkan sementara penerbangannnya dari Halim Perdanakusuma ke Bandara Soekarno-Hatta Tangerang.

    Fajar menyebut, pihaknya hanya meminta kepada maskapai untuk menunda penerbangan sejenak ketika pangkalan udara itu dibutuhkan untuk militer. Sebab, sejatinya memang Bandara Halim adalah pangkalan udara militer milik TNI AU.

    "Seperti ada presiden negara lain masuk dan ada Pak Jokowi mau terbang nah harus mau didelay sebentar. Nah ini ada upacara ya didelay sampai 2 jam," tutur Fajar.

    Sebelumnya, sejumlah penumpang pesawat Citilink QG-160 yang mengeluhkan gangguan operasional yang membuat penerbangan dari Bandara Halim Perdanakusuma delay. Dia mengaku tak mendapatkan informasi apapun dari awal terkait gangguan tersebut.

    "Gangguan operasional ini bukan karena cuaca atau kejadian force majeur, seharusnya bisa diinformasikan dari awal atau dialihkan ke [Bandara Internasional] Soekarno-Hatta," kata Abdul kepada Bisnis.com, Rabu 2 Oktober 2019. 

    Menanggapi hal ini, Fajar menjelaskan bahwa penundaan penerbangan komersil masih akan terjadi lagi pada  Kamis, 3 Oktober 2019 dan Sabtu, 5 Oktober 2019. Pada Kamis, itu dilakukan guna mematangkan persiapan untuk puncak acara yang digelar hari Sabtu yakni upacara dan pertunjuka aerobatik guna menyambut HUT TNI ke-74. "Untuk besok gladi resik dan Sabtu main dan Jumat libur dan silahkan dipakai," ucapnya.

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.