Darmin Yakin Inflasi Tahun Ini Terkendali di Angka 3,4 Persen

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution usai mencoblos di TPS 20 Pancoran, Jakarta, Rabu, 17 April 2019. Tempo/Hendartyo Hanggi

    Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution usai mencoblos di TPS 20 Pancoran, Jakarta, Rabu, 17 April 2019. Tempo/Hendartyo Hanggi

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution yakin pemerintah bisa menjaga inflasi hingga akhir 2019. Bahkan, kata dia, bisa di bawah target tahun ini yang sebesar 3,5 +/- 1 persen.

    "Saya kira akhir tahun di bawah 3,5 itu, 3,4 barangkali atau 3 koma ya kira-kira begitu. Sekarang kan 3,3 persen kan year on year," kata Darmin di Hotel Ayana Midplaza, Jakarta, Rabu, 2 Oktober 2019.

    Dia juga yakin tantangan ke depan akan bisa dihadapi dengan baik. Seperti pasokan beras. "Walaupun ada yang bilang hati-hati loh mengenai beras, ini kemarau. Lah iya, tapi kan walaupun ini kemarau, tapi kemarau tidak sangat kering, sehingga lahan-lahan yang ada irigasinya tetap saja berproduksi," ujarnya.

    Selain itu, kata dia, persediaan beras di Perum Bulog juga masih banyak. "Jadi tidak usah takut," kata Darmin.

    Badan Pusat Statistik atau BPS mencatat bahwa sepanjang bulan September 2019 terjadi deflasi sebesar 0,27 persen. Dengan terjadinya deflasi, maka inflasi sepanjang Januari hingga September 2019 mencapai angka 2,2 persen.

    Kepala Badan Pusat Statistik Suhariyanto mengatakan terjadinya deflasi tersebut bukan dikarenakan adanya menurunnya tingkat daya beli masyarakat. Dia menjelaskan deflasi terjadi lebih dikarenakan berbagai harga komoditas yang secara umum menunjukkan penurunan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Ahok, dari DPRD Belitung hingga Gubernur DKI Jakarta

    Karier Ahok bersinar lagi. Meski tidak menduduki jabatan eksekutif, ia akan menempati posisi strategis: komisaris utama Pertamina.