Listrik di Wamena Baru Pulih 70 Persen

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengendara melintasi Kantor Bupati Jayawijaya yang terbakar saat aksi unjuk rasa di Wamena, Jayawijaya, Papua, Senin, 23 September 2019. Suasana Wamena kembali memanas akibat aksi yang berujung ricuh. ANTARA

    Pengendara melintasi Kantor Bupati Jayawijaya yang terbakar saat aksi unjuk rasa di Wamena, Jayawijaya, Papua, Senin, 23 September 2019. Suasana Wamena kembali memanas akibat aksi yang berujung ricuh. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Perusahaan Listrik Negara (PLN) baru memulihkan 70 persen listrik di Wamena, Papua. General Manager PLN UIWP2B, J. A. Ari Dartomo mengatakan, pihaknya didampingi anggota TNI dan POLRI dalam memperbaiki jaringan listrik di pinggiran kota.

    PLN, kata dia, mengerahkan 32 petugas untuk menyisir dan memperbaiki jaringan listrik. Selain itu, PLN mengirimkan sejumlah peralatan yang dibutuhkan dari Jayapura, Papua.

    "Material yang mengalami kerusakan dan persediaannya minim di lokasi, hari ini kami datangkan penggantinya dari Jayapura. Begitu juga dengan peralatan penunjang pemulihan," ucapnya melalui keterangan tertulis, Selasa, 1 Oktober 2019.

    Saat ini daya mampu sistem kelistrikan di Wamena mencapai 6,5 megawatt dengan beban puncak 3,379 megawatt. Sedangkan di sisi jaringan, PLN telah memulihkan 117 kms, serta 86 gardu yang merupakan sekitar 60 persen dari total gardu yang ada.

    PLN, kata dia, terus berupaya memulihkan sistem kelistrikan di Wamena secepat mungkin. Apabila ada masyarakat Wamena yang hingga kini belum teraliri listrik kembali, dapat melapor ke Posko Pelayanan PLN di Jl. Yos Sudarso, Wamena.

    Kerusuhan yang terjadi di Wamena awal pekan lalu telah menyebabkan ribuan warga mengungsi ke Jayapura. Menurut data Kementerian Kesehatan, Kerusuhan itu telah menyebabkan 31 orang meninggal dunia.

    Akibat kerusuhan itu dalam sepekan terakhir, ratusan bangunan, baik milik pemerintah maupun swasta jadi sasaran amuk massa. Kegiatan ekonomi pun tersendat. Warga di Wamena mengalami kesulitan memperoleh makanan dan beberapa kebutuhan lainnya karena tutupnya sejumlah pusat perbelanjaan dan fasilitas publik.

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.