ADB: Jika Urbanisasi Dikelola Baik, Pertumbuhan Bisa Terpacu

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas pelabuhan memeriksa identitas penumpang setibanya di Pelabuhan Benoa, Denpasar, Bali, Rabu, 20 Juni 2018. Operasi penertiban yang digelar kepolisian, Satpol PP, serta Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Denpasar itu untuk mencegah urbanisasi yang tidak terkontrol. ANTARA

    Petugas pelabuhan memeriksa identitas penumpang setibanya di Pelabuhan Benoa, Denpasar, Bali, Rabu, 20 Juni 2018. Operasi penertiban yang digelar kepolisian, Satpol PP, serta Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Denpasar itu untuk mencegah urbanisasi yang tidak terkontrol. ANTARA

    Sepanjang 1970 hingga 2016, Bank Dunia mencatat setiap 1 persen pertumbuhan urbanisasi bisa mengungkit 6 persen - 10 persen pendapatan per kapita. Sementara di Indonesia, tren urbanisasi hanya berdampak pada pertumbuhan pendapatan per kapita kurang dari 2 persen.

    Lebih jauh Bambang menyatakan laju urbanisasi per hari di Asia Pasifik sudah mencapai 120.000 jiwa. Dia menyebutkan bahwa tingkat urbanisasi di Asia terbilang lebih cepat dibandingkan dengan benua lain di dunia.

    Dia menggambarkan persentase jumlah penduduk yang tinggal di perkotaan di Asia bisa mencapai lebih dari 50 persen dalam waktu 90 tahun. Sementara itu, di Eropa dan Eropa, untuk mencapai tingkat persentase di atas 50 persen memerlukan waktu lebih dari 100 tahun.

    "Di Asia, Cina dan Indonesia hanya butuh waktu 60 tahun, lebih cepat dari negara-negara Asia lainnya," ujar Bambang dalam diskusi Asian Cities: Fostering Growth and Inclusion. 

    ADB juga memperkirakan jumlah penduduk di Asia Pasifik pada 2050 mencapai 3 miliar jiwa. Tingkat urbanisasi yang pesat bakal menjadi salah satu tantangan bagi pembangunan negara-negara Asia.

    BISNIS

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?