KAI Luncurkan Kereta Api Semi Cepat ke Bandung, Berapa Tiketnya?

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rangkaian baru kereta api Argo Parahyangan memasuki stasiun Bandung, Jawa Barat, 1 Maret 2018. PT KAI menambah perjalanan KA Argo Parahyangan dengan rangkaian baru tujuan Jakarta-Bandung (PP) sebanyak 22 perjalanan dengan kapasitas penumpang 400 tempat duduk per rangkaian. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa

    Rangkaian baru kereta api Argo Parahyangan memasuki stasiun Bandung, Jawa Barat, 1 Maret 2018. PT KAI menambah perjalanan KA Argo Parahyangan dengan rangkaian baru tujuan Jakarta-Bandung (PP) sebanyak 22 perjalanan dengan kapasitas penumpang 400 tempat duduk per rangkaian. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia atau KAI meluncurkan Argo Parahyangan Excellence perjalanan Jakarta ke Bandung (P/P) dengan waktu tempuh yang lebih singkat dari yang sebelumnya memiliki rata-rata 3,5 jam, menjadi 2 jam 50 menit saja.

    "Kehadiran KA ini merupakan kado ulang tahun dari KAI untuk masyarakat yang ingin menuju Kota Bandung maupun Jakarta dengan waktu tempuh dibawah 3 jam. Dengan adanya 2 KA Argo Parahyangan Excellent ini, total KAI mengoperasikan 34 jadwal KA Argo Parahyangan untuk kenyamanan para pelanggan," ujar Direktur Utama PT KAI, Edi Sukmoro di Pusdiklat PT KAI, Jalan Laswi, Kota Bandung, Sabtu, 28 September 2019.

    Kereta tersebut akan beroperasi mulai 1 Oktober 2019 dengan tarif Rp 150 ribu untuk kelas eksekutif. Sedangkan untuk kelas premium memiliki tarif sebesar Rp 110 ribu.

    Saat ini pengguna layanan kereta api perjalanan Jakarta ke Bandung (P/P) meningkat. Tercatat sebelumnya PT KAI hanya menyediakan 8 kereta per hari, kini pihaknya menyediakan 17 kereta per hari.

    Maka pada Hari Ulang Tahun ke-74 ini, ia berharap PT KAI bisa lebih memenuhi pelayanan masyarakat yang setiap hari nya bertambah. "Itu pun masih banyak masyarakat yang belum mendapat tiket, kami berharap secepatnya kereta ini bisa masuk dan membantu angkutan masyarakat," kata dia.

    Selain itu, KAI juga meluncurkan kereta komersial privat yang dinamakan Kereta Istimewa. Satu rangkaian Kereta Istimewa terdiri dari 2 (dua) kereta berjenis KRD dengan total kapasitas 40 penumpang. Jadwal Kereta Istimewa dapat disesuaikan dengan keinginan pelanggan karena tidak dirangkaikan dengan perjalanan KA reguler.

    Untuk tahap awal, kereta yang dikelola oleh anak usaha KAI yaitu PT KA Pariwisata ini, dapat dipesan untuk jarak menengah seperti Jakarta ke Cirebon, Jakarta ke Bandung, dan Jakarta ke Semarang. Kereta Istimewa ini memiliki fasilitas seperti ruang rapat, lounge, mini bar, karaoke, mushola, dan toilet.

    "Kereta Istimewa cocok digunakan untuk bisnis, reuni, event, bahkan rekreasi keluarga dan lain sebagainya," ujar Edi.

    Sementara itu, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan pemerintah ingin menjadikan kereta api angkutan utama, baik perkotaan maupun antar kota. Maka dari itu, PT KAI harus meningkatkan kualitasnya agar dapat memenuhi ekspektasi masyarakat.

    "Kita lihat di jakarta ada 1,2 juta orang setiap hari, sekarang Jakarta ke Bandung, Jakarta ke Surabaya menggunakan kereta api yang luar biasa," kata Budi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.