Pemindahan Ibu Kota, Investor Diajak Berinvestasi di Kalimantan

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mobil turun dari kapal feri ketika mereka tiba di pelabuhan Penajam Paser Utara dari Balikpapan di provinsi Kalimantan Timur, 28 Agustus 2019. REUTERS/Willy Kurniawan

    Mobil turun dari kapal feri ketika mereka tiba di pelabuhan Penajam Paser Utara dari Balikpapan di provinsi Kalimantan Timur, 28 Agustus 2019. REUTERS/Willy Kurniawan

    TEMPO.CO, Jakarta -Investor diajak untuk berinvestasi di Ibu Kota Baru, menyusul pengumuman resmi pemerintah terkait pemindahan ibu kota di Kalimantan Timur pada 2024.

    Pasalnya, rencana pemindahan ibu kota tersebut tentunya tak lepas dari pembangunan infrastruktur, sarana dan prasarana baru.  Sejumlah hal tersebut tak hanya melibatkan pemerintah, baik pusat maupun daerah melainkan juga peran sektor swasta.

    Sejumlah proyek potensial pembangunan di sejumlah wilayah sekitar ibu kota baru nantinya bakal menjadi pembahasan di perhelatan ‘New Capital : Investor Summit Kalimantan Timur’ yang bakal digelar selama 3 hari (8-10) Oktober 2019 di Kalimantan.

    New Capital : Investor Summit Kalimantan Timur ini bakal melibatkan pihak pemerintah daerah serta Bapeda (Badan Pertahanan Daerah) yang bakal menjabarkan secara rinci sejumlah kawasan serta rencana proyek pembangunan di wilayah sekitar ibu kota baru nantinya.

    Selama 3 hari, selain bertemu serta mendengar pemaparan langsung dari pengambil keputusan (kepala daerah), para peserta bersama puluhan peserta lain juga akan mengikuti tour ke sejumlah wilayah, mulai dari Samarinda, Balikpapan, Semboja dan Sepaku dimana peserta bakal menlihat secara langsung landscape serta blue print masing-masing wilayah.

    Evans Winata selaku perwakilan pihak penyelenggara ‘Investor Summit Kalimantan Timur’ mengungkapkan sejumlah alasan yang menjadi nilai tersendiri bagi para peserta (investor) yang mengikuti kegiatan tersebut.

    "Nantinya, para peserta bakal berdialog langsung dengan sejumlah kepala daerah, mulai dari Gurbernur Kalimantan Timur, kemudian Walikota Balikpapan, Bupati Kutai Kertanegara, Bupati Perajam dalam satu kali kunjungan," ujarnya.

    Selain itu, katanya, para investor bakal mendapatkan informasi peluang investasi langsung dari para pengambil keputusan, juga membuka peluang kerja sama dengan puluhan peserta lain.

    Kemudian, lanjutnya, investor juga bisa memilih proyek yang diinginkan, baik secara personal maupun dengan kerjasama yang melibatkan peserta lain."Saya rasa event ini sangat membantu semua pihak, baik pemerintah pusat dan daerah, masyarakat sekitar serta pihak investor di wilayah ibukota baru tersebut,” ujar Evans.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.