Kena Proyek Tol Cikampek Layang, NJOP di Bekasi Naik 500 Persen

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (dua dari kiri) mengecek pembangunan jalan tol layang Jakarta-Cikampek di KM 13, Bekasi, Jawa Barat, Ahad, 22 September 2019. Tempo/Hendartyo Hanggi

    Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (dua dari kiri) mengecek pembangunan jalan tol layang Jakarta-Cikampek di KM 13, Bekasi, Jawa Barat, Ahad, 22 September 2019. Tempo/Hendartyo Hanggi

    TEMPO.CO, Jakarta - Pembangunan jalan tol Cikampek elevated Selatan atau Tol Jakarta-Cikampek (Japek) II Selatan segera dimulai dan saat ini tengah memasuki tahap pembebasan lahan. Adapun Tol Japek II Utara sudah hampir rampung dan rencananya akan dioperasikan akhir November 2019 mendatang.

    Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Tol Cikampek Elevated Selatan, Arianto mengatakan, Tol Japek II Selatan akan melintasi 37 desa dan kelurahan. Desa dan kelurahan itu tersebar di lima daerah yakni Kota dan Kabupaten Bekasi, Kabupaten Bogor, Kabupaten Karawang, serta Kabupaten Purwakarta.

    "Untuk konstruksi pertama sudah mulai dilakukan di Sadang, Purwakarta setelah itu baru masuk wilayah Bekasi," ujar Arianto seperti dilansir Bisnis, Jumat 27 September 2019.

    Penggantian ganti rugi lahan ini disambut baik warga yang tanahnya terimbas pembangunan proyek. Pasalnya, Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) lahan yang dibebaskan naik lebih dari 500 persen. Dari semula harga NJOP sekitar Rp 200.000 per meter persegi, menjadi sekitar Rp1,1 juta permeter persegi setelah dicek oleh tim apraisal.

    Adapun pembayaran biaya ganti rugi pembebasan lahan perdana telah dilakukan kepada 19 warga Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Nilai ganti rugi mencapai sebesar Rp 19,5 miliar. 

    Plt Kepala Seksi Pengadaan Tanah PT Jasamarga Japek Selatan (JJS) Zumratul Aini mengatakan, Desa Burangkeng di Kecamatan Setu menjadi wilayah pertama yang dihitung luas lahan per bidangnya. Sebab, daerah ini merupakan titik prioritas yang nantinya akan menjadi titik temu antara Tol Japek II Selatan dengan Tol Cimanggis-Cibitung.

    "Jadi pembayaran untuk di Kabupaten Bekasi dimulai dari sini karena kalau di sini belum dibebaskan maka pembangunan belum bisa berjalan,"ujar Zumratul.

    Direktur Utama Jasamarga Japek II Selatan, Dedi Krisnariawan Sunoto, menambahkan Tol Japek II Selatan memiliki panjang 62 kilometer yang membentang dari Jatiasih, Kota Bekasi hingga Sadang, Purwakarta.

    "Kabupaten Bekasi yang paling luas lahannya dengan total 2.517 bidang. Sementara khusus di Desa Burangkeng sendiri ada 967 bidang tanah yang dibebaskan," paparnya.

    Pembangunan tol ini pun dibagi menjadi enam seksi yakni Jatiasih-Bantargebang, Bantargebang-Setu, Setu-Sukaragam, Sukaragam-Taman Mekar, Taman Mekar-Kutanegara, dan Kutanegara-Sadang.

    PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui anak usahanya, Jasamarga Japek Selatan membagi pembangunan Jalan Tol Cikampek elevated Selatan menjadi tiga paket. Paket pertama sepanjang 9,3 kilometer, paket dua 24,85 kilometer, serta paket tiga sepanjang 27,85 kilometer.

    BISNIS

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.