Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Buwas Ungkap Penyelewengan BPNT, Kemenkeu: Selalu Dievaluasi

Reporter

Editor

Rahma Tri

image-gnews
Penerima Peluncuran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) menghadiri penyerahan Kartu Keluarga Sejahtera di Gedung Olahraga POPKI, Cibubur, Jakarta, 23 Februari 2017. Program ini dijalankan di 45 kota dan enam kabupaten di Indonesia. TEMPO/Subekti.
Penerima Peluncuran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) menghadiri penyerahan Kartu Keluarga Sejahtera di Gedung Olahraga POPKI, Cibubur, Jakarta, 23 Februari 2017. Program ini dijalankan di 45 kota dan enam kabupaten di Indonesia. TEMPO/Subekti.
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Menanggapi pernyataan Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso alias Buwas, Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Askolani memastikan pemerintah terus mengevaluasi penyaluran bantuan pangan ke masyarakat miskin. Menurut dia, evaluasi dan penyempurnaan ini dilakukan di setiap skema penyalurannya.

“Dulu (namanya) subsidi beras miskin (Raskin), lalu kami shifting menjadi Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) agar bantuan langsung ke rumah tangga. BPNT ini dievaluasi kembali dan diperkuat dalam bentuk Kartu Sembako pada 2020,” kata Askolani dalam diskusi di Kementerian Keuangan, Kamis, 26 September 2019.

Sebelumnya, Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso atau Buwas membeberkan sejumlah penyelewengan yang ditengarai terjadi dalam penyaluran beras BPNT di hampir seluruh wilayah. Buwas mengklaim telah menemukan 300 e-warung fiktif.

"Tambal ban bisa jadi e-warung. Tambal ban dia bisa menyalurkan BPNT. Ada kios-kios enggak jelas, siluman, yang buka hanya saat penyaluran BPNT. Setelah itu enggak ada lagi," kata Buwas.

Merespons hal itu, Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita juga telah mengajukan usulan kepada Bwas untuk membentuk tim gabungan, yang akan menginvestigasi dugaan pelanggaran ini. "Saya sendiri sudah mengirim surat ke Pak Budi Waseso Dirut Bulog kemarin. Kami mengusulkan agar dibentuk tim gabungan," kata Agus di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu, 25 September 2019.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Sementara, Kepala Pusat Data dan Informasi Kemensos, Said Mirza Pahlevi, mempertanyakan penyelewengan yang disampaikan oleh Buwas. Sebab, kata dia, sistem BPNT yang saat ini dijalankan telah terintegrasi dengan sistem milik perbankan penyalur. “Kalaupun ada, tidak akan banyak,” kata dia di hari yang sama.

Askolani bercerita, dulunya bantuan pangan disalurkan dalam bentuk subsidi Raskin milik Bulog. Namun, survei Badan Pusat Statistik (BPS) ternyata menunjukkan penyalurannya tidak optimal. Sehingga pada 2017, pemerintah mengubah skemanya menjadi BPNT melalui kartu elektronik. “Ada by name and by address,” kata dia

Dalam perjalanannya, BPNT yang diklaim Buwas banyak diselewengkan ini ternyata memang belum ampuh menjawab kebutuhan masyarakat miskin. Sehingga pada 2020, pemerintah akan mengubahnya menjadi Kartu Sembako. Jika pada BPNT, bantuannya sebesar Rp 110 ribu per orang untuk beras, tahun depan menjadi Rp 150 ribu. Barang yang diberikan pun dipertimbangkan untuk di luar beras, seperti minyak  dan telur.

FAJAR PEBRIANTO

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Optimalkan APBN 2024: Pertumbuhan Ekonomi Inklusif dan Berkelanjutan

33 menit lalu

Optimalkan APBN 2024: Pertumbuhan Ekonomi Inklusif dan Berkelanjutan

Anggaran tersebut akan dioptimalkan untuk mendukung tema kebijakan fiskal APBN Tahun 2024 yaitu Transformasi Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan.


Profil Budi Waseso yang Kini Menjabat Komisaris Semen Indonesia

1 jam lalu

Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso melakukan pengecekan pembongkaran kapal impor beras di Pelabuhan Tanjung Priok, Kamis, 12 Oktober 2023. TEMPO/Ami Heppy
Profil Budi Waseso yang Kini Menjabat Komisaris Semen Indonesia

Budi Waseso atau Buwas baru saja ditunjuk menjadi Komisaris Utama PT Semen Indonesia (Persero) Tbk pada 1 Desember 2023 lalu. Ini profilnya.


Irjen Marthinus Hukom Kepala BNN ke-13, Berikut Profil Kepala BNN dari Masa ke Masa

6 jam lalu

Kepala Detasemen Khusus 88 Anti Teror Mabes Polri Irjen Pol Marthinus Hukom memberikan arahan kepada ratusan orang mantan NII di Kabupaten Dharmasraya (ANTARA/ HO Polda Sumbar)
Irjen Marthinus Hukom Kepala BNN ke-13, Berikut Profil Kepala BNN dari Masa ke Masa

Irjen Pol Marthinus Hukom menjadi Kepala BNN ke-13 menggantikan Petrus Golose. Berikut Kepala BNN sejak pertama dibentuk sejak 1999.


LPDP Mewujudkan Pemimpin Berkualitas Melalui Beasiswa dan Riset

18 jam lalu

LPDP Mewujudkan Pemimpin Berkualitas Melalui Beasiswa dan Riset

LPDP, diamanatkan oleh Kementerian Keuangan, bertanggung jawab atas pengelolaan Dana Abadi Pendidikan.


Optimisme Budi Waseso atas Kepemimpinan Bayu Krisnamurthi di Bulog

20 jam lalu

Optimisme Budi Waseso atas Kepemimpinan Bayu Krisnamurthi di Bulog

Bayu Krisnamurthi ditunjuk menjadi Direktur Utama Perum BULOG menggantikan Budi Waseso melalui Surat Keputusan Menteri BUMN nomor SK-341/MBU/12/2023 tanggal 1 Desember 2023.


Investasi Aset Negara dalam Pengembangan UMKM melalui APBN

1 hari lalu

Investasi Aset Negara dalam Pengembangan UMKM melalui APBN

Pemerintah mengesahkan APBN 2024 sebesar Rp3.325,1 triliun sebagai instrumen utama menghadapi peristiwa global.


Erick Thohir Ungkap Alasan Geser Budi Waseso ke Semen Indonesia

1 hari lalu

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir saat ditemui usai rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI di Senayan, Jakarta Pusat pada Senin, 4 Desember 2023. TEMPO/Amelia Rahima Sari
Erick Thohir Ungkap Alasan Geser Budi Waseso ke Semen Indonesia

Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan alasan menggeser Budi Waseso dari Direktur Perum Bulog menjadi Komisaris Utama Semen Indonesia.


Penyerahan DIPA &TKD APBN 2024 Secara Digital

1 hari lalu

Penyerahan DIPA &TKD APBN 2024 Secara Digital

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menemani Presiden Joko Widodo dalam seremoni digital penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA)


Kampanye di Kendari, Ganjar Cek Harga Bahan Pokok di Pasar Mandonga

2 hari lalu

Calon presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo didampingi Wakil Ketua Umum Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo, TGB Zainul Majdi (kedua kiri) dan Ketua DPD PDIP NTB Rachmat Hidayat (kedua kanan) berolahraga di Car Free Day Jalan Udayana Mataram, NTB, Minggu, 3 Desember 2023. Pada rangkaian kampanyenya di NTB, Ganjar Pranowo dijadwalkan menghadiri pertemuan dengan Tim Pemenangan Daerah (TPD) dan mengunjungi Ponpes Qomarul Huda Bagu. ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi
Kampanye di Kendari, Ganjar Cek Harga Bahan Pokok di Pasar Mandonga

Di pasar itu, Ganjar mengecek harga bahan pokok, seperti beras, telur, minyak, cabai, dan sayur-mayur yang di sana mengalami kenaikan.


Lika-liku Buwas, Beberapa Jabatan Budi Waseso Sebelum Jadi Komisaris Utama Semen Indonesia

3 hari lalu

Kepala BNN Komjen Pol. Budi Waseso, memberikan keterangan kepada awak media dalam rilis barang bukti narkotika jenis sabu dan lima tersangka, di Gedung Badan Narkotika Nasional, Jakarta, 22 Mei 2017. Jaringan ini dikendalikan oleh Togiman alias Toge terpidana mati kasus narkoba dari balik Lembaga Permasyarakatan Tanjung Gusta, Medan. TEMPO/Imam Sukamto
Lika-liku Buwas, Beberapa Jabatan Budi Waseso Sebelum Jadi Komisaris Utama Semen Indonesia

Budi Waseso diangkat sebagai Komisaris Utama Semen Indonesia, setelah menjabat Direktur Utama Bulog. Berikut beberapa posisi yang pernah dijabatnya.