Demo Mahasiswa, Jasa Marga: Lalu Lintas Jalan Tol Tak Terhambat

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana demonstrasi oleh mahasiswa dari berbagai universitas di depan Gedung DPR RI, Jakarta, yang mengecam pengesahan revisi UU KPK karena dianggap melemahkan komisi anti rasuah itu pada Kamis, 20 September 2019. Tempo/Adam Prireza

    Suasana demonstrasi oleh mahasiswa dari berbagai universitas di depan Gedung DPR RI, Jakarta, yang mengecam pengesahan revisi UU KPK karena dianggap melemahkan komisi anti rasuah itu pada Kamis, 20 September 2019. Tempo/Adam Prireza

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk. memastikan lalu lintas jalan tol dalam kota di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, pada malam hari ini tak terganggu oleh demonstrasi mahasiswa. Kepala Departemen Pemasaran dan Komunikasi Jasa Marga, Irra Susiyanti, mengatakan jalur bebas dapat dilewati kendaraan.

    "Tidak (terganggu) kok. Masih dapat dilalui," ujar Irra dalam pesan pendek kepada Tempo, Senin, 23 September 2019.

    Irra mengatakan saat ini arus lalu-lintas di jalan tol ke arah Cawang dan sebaliknya dalam keadaan lancar. Kendati begitu, sejumlah petugas jalan tol dibantu aparat kepolisian berjaga di lokasi demo.

    Mahasiswa dari berbagai universitas hari ini kembali menggelar aksi di DPR pasca-demonstrasi 19 September lalu. Tujuannya untuk menyuarakan penolakan terhadap Revisi Undang-undang KPK serta isu kontroversial lainnya yang dinilai mendorong mundurnya demokrasi.

    Massa masih bertahan hingga Senin petang. Ratusan di antaranya bahkan sempat terlihat menduduki ruas jalan tol di dekat gedung DPR/MPR. Lantaran aksi itu, lalu-lintas di kawasan DPR menuju Cawang atau arah sebaliknya, yakni menuju Grogol, terhambat.

    Seruan aksi untuk menolak RUU bermasalah pada hari ini juga terjadi di Yogyakarta. Mahasiswa dari beragam kampus di kota itu menggelar demonstrasi dengan tagar #GejayanMemanggil. Massa menyampaikan mosi tidak percaya kepada DPR RI.

    Adapun demo mahasiswa menyoroti beberapa revisi undang-undang, di antaranya Revisi Rancangan Undang-Undang Hukum Pidana yang mengancam privasi dan demokrasi. Demo juga menyerukan adanya pelemahan Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK dan tidak segera disahkannya RUU Penghapusan Kekerasan Seksual.

    M. YUSUF MANURUNG


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.