Soal Lion Air JT610,Penyidik AS Janji Rilis Rekomendasi Bulan Ini

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO.CO, Bandung - Draf kesimpulan atau laporan final Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menunjukkan bahwa tim investigator menemukan kesalahan desain dan pengawasan sebagai penyebab utama jatuhnya pesawat Boeing 737 MAX yang dioperasikan Lion Air pada Oktober 2018. Draf kesimpulan juga mengidentifikasi serangkaian kesalahan pilot dan kesalahan perawatan pesawat sebagai faktor penyebab kecelakaan Boeing 737 MAX nomor penerbangan JT 610 ini. 

    Draf laporan tersebut telah disirkulasikan kepada Boeing, Lion Air dan Federal Aviation Administration (FAA) Amerika Serikat pada 24 Agustus 2019. "Ada beberapa pemangku kepentingan yang belum memberikan jawaban mereka dan kami mengevaluasinya," kata Ketua KNKT, Soerjanto Tjahjono seperti dilansir Bisnis.com, Senin 23 September 2019.

    Investigator kecelakaan udara dari AS juga sudah siap untuk mengumumkan rekomendasi terpisah. Rekomendasi itu akan memperkuat keterampilan terbang manual pilot hingga meningkatkan pemeriksaan FAA terhadap desain pesawat baru.

    National Transportation Safety Board (NTSB) Amerika Serikat berencana untuk melakukan perbaikan cockpit training, pengambilan keputusan awak kabin serta melakukan perubahan sertifikasi terhadap pesawat baru.

    Namun, NTSB menolak memberikan komentar lebih lanjut. Adapun NTSB berjanji akan segera memberikan rekomendasi mengenai program sertifikasi FAA pada September 2019 ini.

    FAA menyambut baik pemeriksaan dari para ahli keselamatan dan akan menunggu temuaan dari investigai tersebut. "Kami terus bekerja dengan regulator keselamatan penerbangan internasional lainnya dan akan mempertimbangkan semua rekomendasi dengan cermat," ungkap FAA.

    Otoritas Penerbangan Sipil Amerika Serikat itu memastikan akan memasukkan setiap perubahan atas temuan tersebut dalam kegiatan sertifikasinya. Sejak kecelakaan kedua yang terjadi pada Ethiopian Airlines 5 bulan lalu, Boeing 737 sudah dilarang terbang di seluruh dunia.

    Juru bicara Boeing tidak menanggapi temuan tersebut. Namun,  Boeing menyampaikan pihaknya akan terus menawarkan dukungan kepada otoritas terkait yang menjalankan investigasi untuk menyelesaikan laporan mereka.

    Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono juga mengatakan bahwa dirinya tidak ingin berkomentar sebelum laporan final hasil investigasi dirilis pada awal November 2019, bulan depan. Menurut dia, semua pihak yang berkepentingan dengan kecelakaan Lion Air ini harus menyampaikan masukan dalam draf laporan final tersebut sebelum dirilis ke publik.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Ahok, dari DPRD Belitung hingga Gubernur DKI Jakarta

    Karier Ahok bersinar lagi. Meski tidak menduduki jabatan eksekutif, ia akan menempati posisi strategis: komisaris utama Pertamina.