Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Darmin Minta Pelaku Fintech Tak Abaikan Keamanan Penggunanya

image-gnews
Menko Bidang Perekonomian Darmin Nasution menyampaikan sambutan saat pembukaan perdagangan 2019 di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu, 2 Januari 2019. TEMPO/Tony Hartawan
Menko Bidang Perekonomian Darmin Nasution menyampaikan sambutan saat pembukaan perdagangan 2019 di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu, 2 Januari 2019. TEMPO/Tony Hartawan
Iklan

TEMPO.CO, JakartaMenteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin  Nasution meminta para pelaku teknologi finansial atau fintech untuk tidak mengabaikan keamanan penggunanya. Fintech juga diharapkan bisa berhubungan langsung dengan sektor ekonomi riil yang juga sudah mulai mengadopsi teknologi.

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan, tercatat ada 113 fintech beroperasi pada tahun ini. Adapun klasifikasinya adalah 38 persen fintech pembayaran dan 31 persen kredit.

Pada tahun lalu fintech mencatat nilai transaksi digital mencapai Rp 47,19 miliar. Sejumlah catatan bagi para pelaku fintech, ujar Darmin, antara lain perlunya manajemen risiko dan perlindungan konsumen yang kuat dan digarap dengan serius. Hal ini berkaca pada banyak kasus pinjaman online yang pada akhirnya menekan para debitor yang tak bisa membayar utang dengan cara tak manusiawi. 

Di samping itu, menurut Darmin, perlu ada koordinasi antara pelaku kepentingan para pemain teknologi finansial dan pemangku kepentingan, pelaku fintech juga mesti mendorong literasi keuangan di masyarakat. Selain itu, kesiapan infrastruktur, adanya framework regulasi yang kuat, serta penjelasan di sisi pertukaran dan kepemilikan data digital pun perlu diperkuat lagi.

Lebih jauh Darmin  berharap berkembangnya bisa mendorong pencapaian inklusi keuangan di Tanah Air. "Fintech diharapkan menjangkau masyarakat di daerah pedalaman dan terluar Indonesia," ujar dia di Jakarta Convention Center, Senin, 23 September 2019.

Ia menyebut indeks inklusi keuangan di Indonesia yang masih ditargetkan mencapai 75 persen dari populasi di tahun ini. Berdasarkan survei Otoritas Jasa Keuangan 2016, baru 68,7 persen orang dewasa di Indonesia yang memiliki akses ke lembaga keuangan formal.

Fintech, menurut Darmin, memang berpotensi untuk menggenjot angka inklusi keuangan tersebut. Sebab, berdasarkan data AFTECH pada 2019, layanan keuangan digital itu memang menyasar dan melayani masyarakat yang tergolong unbanked dan underbanked. Tahun ini, segmen tersebut mengisi 70 persen portopolio perusahaan fintech.

Layanan tersebut pun dinilai mudah menjangkau masyarakat lantaran fiturnya yang mudah, aman, cepat, dan terjangkau. Sehingga, fintech saat ini dijadikan layanan keuangan alternatif bagi masyarakat.

Selain diharapkan bisa menjangkau masyarakat yang belum tersentuh lembaga keuangan formal, Darmin meminta pelaku keuangan digital untuk bekerja bersama agen-agen perbankan untuk percepatan inklusi keuangan.

 

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Terkini: Kemenkeu Sebut RI Butuh Investasi Rp 6.445 Triliun untuk Bangun Infrastruktur 2020-2024, 7 Konsorsium Siap Bangun Perumahan ASN di IKN

4 hari lalu

Foto udara suasana pembangunan jalan tol Bayung Lencir - Tempino (Baleno) Seksi 3 di Sebapo, Muaro Jambi, Jambi, Selasa, 2 Juli 2024. Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) menyebutkan progres pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) penghubung Jambi dengan Sumatera Selatan sepanjang 33 kilometer itu telah mencapai 85,4 persen dan ditargetkan selesai pada Agustus 2024 atau molor satu bulan dari target sebelumnya. ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan
Terkini: Kemenkeu Sebut RI Butuh Investasi Rp 6.445 Triliun untuk Bangun Infrastruktur 2020-2024, 7 Konsorsium Siap Bangun Perumahan ASN di IKN

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyebut, Indonesia butuh dana investasi senilai Rp 6.445 triliun untuk membangun infrastruktur sepanjang 2020-2024.


OJK Rancang Aturan Terbaru, Pinjol Bisa Beri Kredit Produktif hingga di Atas Rp 2 Miliar

4 hari lalu

Ilustrasi Pinjaman Online. Freepix: Rawpixel.com
OJK Rancang Aturan Terbaru, Pinjol Bisa Beri Kredit Produktif hingga di Atas Rp 2 Miliar

OJK berencana menaikkan batas pendanaan produktif lewat pinjol dengan nilai hingga di atas Rp 2 miliar.


Cara Cek Data Pribadi Dipakai Pinjol atau Tidak, Bisa Lewat SLIK

5 hari lalu

Pesan penawaran pinjaman online yang ada di gawai saat rilis kasus di kantor Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, 15 Oktober 2021. ANTARA/Sigid Kurniawan
Cara Cek Data Pribadi Dipakai Pinjol atau Tidak, Bisa Lewat SLIK

Ketahui cara cek data pribadi dipakai pinjol atau tidak. Anda bisa mengecek lewat SLIK, call center OJK, atau dengan memeriksa riwayat transaksi.


GoTo Luncurkan Asisten Suara AI Dira, Klaim Pertama di Industri Fintech Indonesia

5 hari lalu

Dira by GoTo AI yang digunakan untuk aplikasi GoPay (GoTo)
GoTo Luncurkan Asisten Suara AI Dira, Klaim Pertama di Industri Fintech Indonesia

Fitur ini diimplementasikan melalui Dira by GoTo AI yang digunakan untuk aplikasi GoPay.


GoTo Luncurkan Dira, Asisten Suara Berbahasa Indonesia Pertama di Industri Fintech

5 hari lalu

Tampilan asisten Dira AI by GoTo di aplikasi GoPay . Dok. GoTo
GoTo Luncurkan Dira, Asisten Suara Berbahasa Indonesia Pertama di Industri Fintech

GoTo memperkenalkan "Dira by GoTo AI", asisten suara dalam Bahasa Indonesia berbasis AI yang saat ini dapat digunakan di aplikasi GoPay


NeutraDC Ungkap Potensi Ekonomi Digital Batam

6 hari lalu

CEO NeutraDC, Andreuw Th.A.F (kedua dari kiri) saat menjadi panelis dalam perhelatan forum internasional, Batam Interconnect World 2024 yang digelar di Marriot Batam Harbour Bay, Senin 15 Juli 2024. Dok. Telkom
NeutraDC Ungkap Potensi Ekonomi Digital Batam

Dukung penerapan teknologi hijau dan solusi berkelanjutan, Telkom hadirkan data center berkelanjutan.


OJK Cabut Izin Usaha 2 Perusahaan Pinjol

9 hari lalu

Logo OJK. wikipedia.org
OJK Cabut Izin Usaha 2 Perusahaan Pinjol

OJK akan tetap memantau kewajiban Jembatan Emas dan Dhanapala. Aman turut merinci tiga kewajiban dua perusahaan pinjol tersebut.


654 Daftar Pinjol Ilegal yang Diblokir Satgas Pasti

12 hari lalu

 Polda Metro Jaya gerebek kantor pinjaman online pinjol ilegal di salah satu ruko Pantai Indah Kapuk, Penjaringan, Jakarta Utara, Rabu (26/1). ANTARA/Fianda Sjofjan Rassat
654 Daftar Pinjol Ilegal yang Diblokir Satgas Pasti

Satgas Pasti memblokir 654 pinjol ilegal, 41 konten pinjaman pribadi, dan 129 penawaran investasi tidak berizin pada periode April hingga Mei 2024.


Data Pelamar Kerja Dipakai untuk Pinjaman Online, Polda Metro Jaya Imbau Jaga Data Pribadi

13 hari lalu

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Ade Ary Syam Indradi saat konferensi pers pengungkapan kasus home industry narkotika tablet PCC dan obat tanpa Ijin edar dari BPOM RI, di Polda Metro Jaya, Jakarta Pusat, Selasa, 21 Mei 2024. Seorang tersangka ditangkap dalam pembongkaran pabrik rumahan narkoba ini. Tersangka berinisial MH (43 tahun) yang perannya sebagai karyawan. Ia bertugas sebagai supir mobil APV, mengambil bahan baku dan mengirim tablet PCC maupun obat tanpa ijin edar dari BPOM RI. TEMPO/Martin Yogi Pardamean
Data Pelamar Kerja Dipakai untuk Pinjaman Online, Polda Metro Jaya Imbau Jaga Data Pribadi

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi mengimbaummasyarakat menjaga data pribadi agar tidak disalahgunakan untuk pinjaman online.


OJK: Pendanaan P2P Lending untuk UMKM per Mei 2024 Capai 31,52 Persen

14 hari lalu

Logo OJK. (ANTARA/HO-OJK)
OJK: Pendanaan P2P Lending untuk UMKM per Mei 2024 Capai 31,52 Persen

Komisioner OJK Agusman mengatakan target fase pertama pendanaan dari fintech untuk sektor UMKM adalah 30 hingga 40 persen.