Jonan Lantik Perwira TNI, Kementerian ESDM: Untuk Tujuan Nasional

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri ESDM Ignasius Jonan. ANTARA

    Menteri ESDM Ignasius Jonan. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan melantik perwira TNI menjadi pejabat struktural di lingkungan Kementerian ESDM dipertanyakan banyak pihak. Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Ego Syahrial pun membeberkan cerita di balik pelantikan prajurit aktif TNI Angkatan Udara, Kolonel (Pas) Roy Rassy Fay M. Bait, di kementeriannya.

    Menurut Ego, permintaan untuk penempatan prajurit TNI tersebut disampaikan langsung oleh Menteri ESDM Ignasius Jonan kepada Mabes TNI. Menurut Ego, kementerian ingin lembaga yang kini ditempat Roy bisa menyesuaikan kerjanya dengan perubahan zaman.

    Salah satunya dengan membentuk kinerja pegawai yang lebih disiplin.l Untuk itulah, Roy ditugaskan di dalamnya. “Kalau untuk tujuan nasional, kenapa tidak?” kata dia saat dihubungi Tempo, Ahad, 22 September 2019.

    Sebelumnya pada Kamis, 19 September 2019, Jonan melantik Roy sebagai Kepala Bagian Umum dan Hukum Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) ESDM. "PSDM ESDM bangun lima kampus mulai tahun depan, (baru sekarang) karena kita sudah lama tidak berusaha kembangkan SDM di pertambangan. Saya kira juga harus ada program pengenalan kedisiplinan," kata dia.

    Sementara itu, Roy mengatakan sebelum dilantik, dia sudah menghadap Menteri ESDM untuk diberikan poin penugasan. "Saya dimohon membantu kedisiplinan di lembaga pendidikan karena ada pembangunan di lima (kampus) itu yang tertib dan berkualitas," katanya.

    Lebih lanjut. Ego juga membenarkan Roy masih menjadi prajurit aktif TNI. Meski demikian, Roy tidak akan menjabat seterusnya di BPSDM ESDM. Roy hanya akan bertugas selama setahun. Setelah itu, perwira menengah ini kembali bertugas di TNI AU.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Ahok, dari DPRD Belitung hingga Gubernur DKI Jakarta

    Karier Ahok bersinar lagi. Meski tidak menduduki jabatan eksekutif, ia akan menempati posisi strategis: komisaris utama Pertamina.