Ini Daftar Jalan Tol Baru yang Akan Beroperasi Sebelum Tahun 2020

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto aerial proyek Tol Balikpapan-Samarinda yang melintasi wilayah Samboja di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Rabu, 28 Agustus 2019. Gardu tol di Samboja akan menjadi salah satu ases masuk Ibu kota baru dari arah Samarinda dan Balikpapan. ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

    Foto aerial proyek Tol Balikpapan-Samarinda yang melintasi wilayah Samboja di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Rabu, 28 Agustus 2019. Gardu tol di Samboja akan menjadi salah satu ases masuk Ibu kota baru dari arah Samarinda dan Balikpapan. ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum & Perumahan Rakyat optimistis target pembangunan jalan tol baru sepanjang 1.000 kilometer dalam waktu 5 tahun bakal tercapai. 

    Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa target pembangunan jalan tol baru sepanjang 1.000 kilometer merupakan bagian dari rencana strategis 2015—2019.

    "Target kami 1.000 kilometer itu sudah [sesuai target]. Perhitungan kami 1.852 kilometer mudah-mudahan bisa tercapai. Kami akan lihat lagi nanti akhir tahun berapa pencapaiannya," kata Basuki, Jumat 20 September 2019.

    Hingga akhir 2019, target jalan tol yang dioperasikan secara kumulatif diharapkan mencapai 1.852 kilometer atau jika dibagi rata-rata per hari setidaknya 1 kilometer jalan tol terbangun.

    Penambahan jalan tol baru membuat panjang jalan bebas hambatan yang beroperasi juga kian bertambah. Dia menerangkan bahwa dalam 3 bulan di sisa tahun 2019, beberapa jalan tol baru siap dioperasikan.

    Dia menuturkan jalan tol Kunciran—Serpong (11,14 kilometer) bakal beroperasi pada Oktober 2019. Begitupun dengan jalan tol Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung atau Terpeka (185 kilometer) dijadwalkan beroperasi di bulan yang sama.

    Selain itu, jalan tol Pekanbaru—Dumai yang dijadwalkan beroperasi akhir 2019 juga memiliki panjang 131 kilometer.

    Kendati demikian, sejumlah ruas juga mengalami pemunduran jadwal, antara lain jalan tol Cengkareng—Kunciran (14,20 kilometer) dan jalan tol Cileunyi—Sumedang—Dawuan (61 kilometer). Jadwal pengoperasian molor karena persoalan lahan belum tuntas.

    Di ruas Cengkareng—Kunciran, misalnya, masalah administrasi lahan masih mengganjal.

    Basuki menuturkan persoalan tersebut bisa tuntas pada pekan ini. "Ada perubahan alokasi anggaran setelah disetujui KPPIP [Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas] dan LMAN [Lembaga Manajeme Aset Negara], investor menalangi lebih dahulu segera akan dibayarkan dan akan segera konstruksi."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.