Paket Live on Board Labuan Bajo Lebih Murah untuk Turis Lokal

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • labuan bajo (pixabay.com)

    labuan bajo (pixabay.com)

    TEMPO.CO, Labuan Bajo - Pemilik kapal live on board atau LOB di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggera Timur, umumnya mematok harga paket wisata yang berbeda untuk wisatawan asing dan wisatawan domestik. Pemilik kapal sekaligus Director of Marketing Sea Seafarai, Eva Tanudjaja, mengatakan biasanya selisih harga paket itu mencapai Rp 1 juta per malam.

    Eva mengatakan, harga paket wisatawan lokal sengaja dijual lebih murah untuk membidik minat. "Soalnya selama ini 60 persen tamu LOB masih wisatawan asing. Sedangkan wisnus (wisatawan Nusantara), hanya 40 persennya," ujar Eva saat ditemui di Pelabuhan Labuan Bajo, Sabtu 21 September 2019.

    Menurut Eva, untuk kapal Sea Safari, ia menjual paket untuk turis domestik Rp 3,5 juta per pax per malam. Paket itu sudah termasuk tiga kali makan, fasilitas karaoke, canoeing, banana boat, dan snorkeling.

    Pemilik paket wisata juga menyediakan perlengkapan scuba plus dive master yang akan mendampingi wisatawan bila ingin menjajal diving atau menyelam. Namun pihaknya mensyaratkan wisatawan telah memiliki lisensi menyelam dengan pengalaman 30 kali open water.

    Sementara itu, untuk fasilitas yang sama, Eva mematok harga lebih mahal bagi tamunya yang berasal dari luar negeri. Khusus wisatawan mancanegara, ia menjual harga paket LOB-nya US$ 330 per malam atau Rp 4,6 juta (dikonversi dengan nilai tukar Rp 14 ribu).

    Umumnya, wisatawan lokal membeli paket LOB untuk kepentingan leisure. Mereka memilih destinasi ramah foto atau Instagramable, seperti Pulau Padar, Pulau Komodo, dan Pink Beach. Sedangkan turis asing membeli paket untuk keperluan menyelam atau diving. Destinasi yang dipilih pun mayoritas di titik-titik diving atau diving spot, semisal Manta Point.

    Adapun wisatawan lokal umumnya memesan paket wisata ke Labuan Bajo secara mendadak atau seminggu sebelum perjalanan. Sedangkan wisman memesan jauh-jauh hari, bahkan 1-2 tahun sebelumnya. "Kalau wisnus, begitu lihat ada tiket murah dia langsung jalan. Sementara wisman sudah direncanakan jauh-jauh hari," tuturnya.

    FRANCISCA CHRISTY ROSANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.