Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Budi Waseso Sebut Bulog Punya Utang Rp 28 Triliun

Reporter

image-gnews
Kepala BNN Budi Waseso dan Menteri Keuangan saat konferensi pers penyelundupan narkotika di gedung Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Jakarta, 19 Januari 2018. Direktorat  Jenderal Bea dan Cukai dan Kementerian Keuangan bersama BNN berhasil menggagalkan penyelundupan Sabu di Aceh seberat 40 kg dari Penang, Malaysia. Tempo/Fakhri Hermansyah
Kepala BNN Budi Waseso dan Menteri Keuangan saat konferensi pers penyelundupan narkotika di gedung Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Jakarta, 19 Januari 2018. Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dan Kementerian Keuangan bersama BNN berhasil menggagalkan penyelundupan Sabu di Aceh seberat 40 kg dari Penang, Malaysia. Tempo/Fakhri Hermansyah
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso menyatakan perusahaan ini berutang hingga Rp 28 triliun. Besarnya pinjaman itu adalah catatan utang hingga September 2019.

Menurut Budi Waseso, utang tersebut adalah untuk pengadaan sejumlah komoditas termasuk beras. "Kalau tidak bisa disalurkan, ini kan bebannya ada di Bulog. Dana yang dipakai untuk Bulog itu pinjaman, komersial. Sedangkan ini yang kita simpan adalah pangan, ada batas waktunya," kata dia.

Selain itu, Budi Waseso menyatakan bahwa realisasi penyerapan beras petani hingga akhir tahun ini tidak mencapai target penugasan sebesar 1,8 juta ton. Dari target 1,8 juta ton, Bulog baru melakukan realisasi penyerapan beras sekitar 1,1 juta ton. Hingga akhir tahun, kemampuan Bulog untuk menambah stok hanya sekitar 200.000-300.000 ton atau hanya sebesar 1,3 juta sampai 1,4 juta ton.

"Tidak dapat (terealisasi). Karena musim panennya sudah lewat, kenapa lewat ya bukan kesalahan siapa-siapa. Pada saat itu Bulog tidak bisa maksimal menyerap karena tidak ada jaminan bahwa Bulog bisa menyalurkan," kata Buwas di sela kegiatan peluncuran Beras Fortifikasi di Kantor Perum Bulog Jakarta, Jumat, 20 September 2019.

Ia mengakui bahwa Bulog tidak bisa maksimal melakukan penyerapan beras ketika musim panen. Hal itu karena BUMN sektor pangan tersebut tidak mendapatkan kepastian atau jaminan penyaluran beras.

Dalam menyerap beras petani, tentunya Bulog membutuhkan dana pinjaman untuk biaya penyimpanan. Di sisi lain, kualitas beras setiap minggu mengalami penurunan.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Hingga September 2019, Perum Bulog masih memiliki utang atau pinjaman yang diselesaikan sebesar Rp 28 triliun untuk pengadaan sejumlah komoditas, termasuk beras.

"Kalau tidak bisa disalurkan, ini kan bebannya ada di Bulog. Dana yang dipakai untuk Bulog itu pinjaman, komersial. Sedangkan ini yang kita simpan adalah pangan, ada batas waktunya," kata Budi Waseso.

Budi Waseso menambahkan saat ini Bulog memiliki stok 2,5 juta ton setara beras, terdiri dari penyaluran harian berkisar 4.000 ton per hari, khusus untuk Operasi Pasar (OP).

Meski target serapan beras tidak mencapai target, Budi Waseso memastikan stok yang ada saat ini masih aman untuk mencukupi di tengah kondisi kemarau, setidaknya sampai akhir tahun. Sesuai penugasan, stok beras yang harus tersedia pada akhir tahun sebesar 1,5 juta ton, atau melebihi stok Bulog saat ini.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Bulog Sebut Program Makan Gratis Prabowo akan Butuh Manajemen Luar Biasa

7 jam lalu

Penjual warteg saat menyajikan paket nasi Rp. 7500 di sebuah warteg di Jakarta, Jumat 19 Juli 2024.  Program Makan Siang Gratis yang berganti nama jadi Makan Bergizi Gratis jadi sorotan. Pasalnya, harga satuan per porsi Makan Bergizi Gratis dikabarkan turun dari Rp 15 ribu menjadi Rp 7.500. TEMPO/Subekti.
Bulog Sebut Program Makan Gratis Prabowo akan Butuh Manajemen Luar Biasa

Dengan tim sinkronisasi Prabowo, Bayu mengatakan pernah beberapa kali berdiskusi ihwal makan gratis itu.


Dilaporkan ke KPK soal Dugaan Mark Up, Bulog Klaim Tender Beras Impor Berlangsung Terbuka

8 jam lalu

Pekerja memikul karung beras di Gudang Bulog, Medan, Sumatera Utara, Selasa, 28 Mei 2024. Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara menerima beras impor dari Thailand sebanyak 10 ribu ton dan dari Pakistan sebanyak 10 ribu ton. ANTARA/Yudi Manar
Dilaporkan ke KPK soal Dugaan Mark Up, Bulog Klaim Tender Beras Impor Berlangsung Terbuka

Perum Bulog klaim proses tender beras impor berlangsung terbuka. Tutup celah mark up atau penaikan harga.


Pasokan dan Harga Sembako Berpotensi Naik saat Pilkada Serentak

13 jam lalu

Ilustrasi pembelian Sembako. TEMPO/Subekti.
Pasokan dan Harga Sembako Berpotensi Naik saat Pilkada Serentak

Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengantisipasi permintaan pasokan dan harga sembako yang berpotensi mengalami lonjakan saat Pilkada.


Wali Kota Semarang Hevearita Diperiksa KPK, Punya Harta 2 Motor dan Utang Rp 2,6 Miliar

5 hari lalu

Pelaksana Tugas Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu atau biasa disapa Mbak Ita.
Wali Kota Semarang Hevearita Diperiksa KPK, Punya Harta 2 Motor dan Utang Rp 2,6 Miliar

KPK menggeledah dan memeriksa Wali Kota Semarang Hevearita. Berapa harta kekayaannya?


Bapanas Sebut Realisasi Beras Impor Januari-Mei Capai 2,2 Juta Ton

5 hari lalu

Pekerja memikul karung beras di Gudang Bulog, Medan, Sumatera Utara, Selasa, 28 Mei 2024. Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara menerima beras impor dari Thailand sebanyak 10 ribu ton dan dari Pakistan sebanyak 10 ribu ton. ANTARA/Yudi Manar
Bapanas Sebut Realisasi Beras Impor Januari-Mei Capai 2,2 Juta Ton

Plt Sekretaris Utama Bapanas Sarwo Edhy mengatakan bahwa realisasi beras impor periode Januari hingga Mei 2024 mencapai 2,2 juta ton.


Bank Indonesia Catat Rp 775 Triliun Modal Asing Mengalir ke SRBI

5 hari lalu

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo bersama jajaran Deputi Bank Indonesia saat mengumumkan Hasil Rapat Dewan Gubernur Bulan Juni 2024 di Jakarta, Kamis, 20 Juni 2024. Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada 19-20 Juni 2024 memutuskan untuk mempertahankan BI Rate sebesar 6,25 persen, suku bunga Deposit Facility sebesar 5,5 persen, dan suku bunga Lending Facility sebesar 7 persen. TEMPO/Tony Hartawan
Bank Indonesia Catat Rp 775 Triliun Modal Asing Mengalir ke SRBI

Bank Indonesia mencatat Rp 775,45 Triliun modal asing telah mengalir ke SRBI. Meningkat dibanding bulan lalu yang nilainya Rp 666,53 triliun.


6 Warga Asing Tewas di Thailand Diracun Sianida, Diduga Terkait Utang

6 hari lalu

Polisi berjalan di dalam hotel Grand Hyatt Erawan, yang diyakini sedikitnya 6 orang dilaporkan tewas, di Bangkok, Thailand, 16 Juli 2024. REUTERS/Chalinee Thirasupa
6 Warga Asing Tewas di Thailand Diracun Sianida, Diduga Terkait Utang

Otopsi terhadap enam warga asing yang ditemukan tewas di sebuah hotel di Bangkok, Thailand telah menemukan jejak racun sianida.


Terkini: Daftar Bisnis Donald Trump di RI, Kerugian BUMN akibat Whoosh Bisa jadi Bom Waktu Pemerintahan Prabowo

6 hari lalu

Terkini: Daftar Bisnis Donald Trump di RI, Kerugian BUMN akibat Whoosh Bisa jadi Bom Waktu Pemerintahan Prabowo

Berita terkini ekonomi dan bisnis pada Rabu siang ini dimulai dari daftar aset mantan presiden AS Donald Trump di Indonesia.


Polisi Sebut Sekitar 20 Orang Terlapor di Kasus Penyekapan dan Penganiayaan Pemuda Duren Sawit

6 hari lalu

Kapolres Metro Jakarta Timur Komisaris Besar Nicolas Ary Lilipaly ditemui di Polres Metro Jakarta Timur, Rabu, 7 Februari 2024. Tempo/Novali Panji
Polisi Sebut Sekitar 20 Orang Terlapor di Kasus Penyekapan dan Penganiayaan Pemuda Duren Sawit

Dugaan penyekapan dan penganiayaan seorang pemuda di kafe Duren Sawit, polisi menyebutkan ada sekitar 20 orang terlapor.


Prabowo Sempat Ramai Dikabarkan akan Naikkan Rasio Utang 50 Persen dari PDB, Faisal Basri: Jangan Main-Main

6 hari lalu

Menhan yang juga Presiden Terpilih Prabowo Subianto sebelum bertemu dengan Presiden Jokowi di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 8 Juli 2024.  Ke depan, Prabowo menyatakan akan selalu memberikan perhatian serius pada setiap rekomendasi BPK, agar uang rakyat dapat dimanfaatkan dengan baik serta dikelola secara transparan dan akuntabel. TEMPO/Subekti.
Prabowo Sempat Ramai Dikabarkan akan Naikkan Rasio Utang 50 Persen dari PDB, Faisal Basri: Jangan Main-Main

Faisal Basri mengkritik Prabowo Subianto yang sempat ramai dikabarkan bakal menaikkan rasio utang pemerintah dari 39 menjadi 50 persen dari PDB.