Sri Mulyani Ingin Lulusan STAN Jadi Pendekar Antikorupsi

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati selepas menjadi Pembina Upacara Hari Kemerdekaan RI ke-74 di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Sabtu, 17 Agustus 2019. Tempo/Caesar Akbar

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati selepas menjadi Pembina Upacara Hari Kemerdekaan RI ke-74 di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Sabtu, 17 Agustus 2019. Tempo/Caesar Akbar

    TEMPO.CO, Tangerang - Di depan 4.436 wisudawan Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN, Menteri Sri Mulyani mewajibkan calon pegawai Kementerian Keuangan ini untuk menjunjung nilai kejujuran. Mereka juga harus memegang prinsip untuk setia tidak melakukan kejahatan korupsi.

    "Anda lulusan PKN STAN harus sanggup menjadi pendekar yang terus memerangi korupsi sampai kalian mati," ujarnya saat sambutan di ICE BSD, Tangerang Selatan, Kamis, 19 September 2019.

    Sri Mulyani mengungkapkan, mereka yang telah lulus dari STAN, akan membantu membangun pondasi tata kelola keuangan Indonesia menjadi lebih baik. Dia pun berharap, dari ribuan wisudawan, kelak ada yang menggantikan dirinya sebagai Menteri Keuangan 20 tahun mendatang.

    "Harapannya adalah kalian akan menjadi generasi penerus, dalam 20 tahun ke depan sebagian dari anda akan duduk di depan seperti ini (sebagai Dirjen Kemenkeu), dan salah satu di antara kalian akan berdiri di podium dan akan menggantikan saya," ucap Sri Mulyani.

    Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini menyebut, lulusan STAN harus terus selalu bersikap profesional, dengan menjalan tugas melayani negara dan masyarakat sebaik mungkin. Walaupun mereka nantinya ditempatkan dalam unit-unit yang berbeda, profesionalisme yang sesungguhnya dapat diwujudkan melalui sinergi dan kebersamaan.

    "Karena kalian semua dibentuk oleh satu cita-cita, yaitu untuk mencapai masyarakat yang adil dan makmur. Menjaga perekonomian, bukan merusaknya. Meningkatkan keuangan negara, bukan mencurinya, menjaga dan memperbaikinya, bukan melemahkannya," kata Sri Mulyani.

    Oleh karena itu, Sri Mulyani berpesan, jangan pernah lelah mencintai Indonesia. Tetap jadi orang yang berkarakter, tidak hanya pintar di kepala, namun bersih di hati dan menjaga sikap. "Cintai negara kalian sebagai bagian kalian melakukan darma bakti sebagai bagian dari ibadah, demi negara dan bangsa," tambahnya.

    Menurut pantauan Tempo, saat memberikan sambutan untuk wisudawan PKN STAN ini, Sri Mulyani tampil anggun dengan kebaya emas. Penampilannya dilengkapi dengan selendang songket bewarna hijau dengan kombinasi merah marun.

    EKO WAHYUDI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.