Karaniya Dharmasaputra Jadi Presdir Baru OVO

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Karaniya Dharmasaputra, Presiden Direktur PT Visionet Internasional (OVO). Foto/Istimewa

    Karaniya Dharmasaputra, Presiden Direktur PT Visionet Internasional (OVO). Foto/Istimewa

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Visionet Internasional (OVO) milik Lippo Group resmi mengangkat Karaniya Dharmasaputra sebagai Presiden Direktur (Presdir) baru menggantikan  Adrian Suherman. Sebelumnya, Adrian telah menjabat Presdir OVO selama 3 tahun terakhir.

    "OVO terus berupaya untuk meningkatkan tata kelola perusahaan dan memastikan tercapainya visi perusahaan. Seialan dengan misi mendorong tingkat inklusi keuangan serta mendukung pertumbuhan ekonomi digital," tulis pernyataan resmi perusahaan yang diterima Tempo, Kamis 19 September 2019.

    Karaniya Dharmasaputra merupakan Co Founder dan CEO Bareksa, sebuah marketplace jual beli aset reksa dana daring terintegrasi pertama di Indonesia. Dia juga sekaligus dikenal sebagai salah satu Co Founder Asosiasi Fintech Indonesia (Aftech).

    Sebelum membangun Bareksa, Karaniya pernah menempati berbagai posisi di perusahaan media ternama. Antara lain seperti KOMPAS TV, KapanLagi Youniverse. Liputan6.com, The Jakana Post, VIVA, dan TEMPO.

    Karaniya mengatakan, penunjukkan dirinya sebagai Presdir OVO merupakan amanah untuk terus membangun perusahaan pembayaran non-tunai ini. Dalam hal ini, bukan hanya sebagai pelaku industri fintech terpercaya tapi juga sebagai aset nasional strategis yang akan menjadi mitra pemerintah dan pemangku kepentingan lain.

    "Dalam hal ini untuk mendorong laju inklusi keuangan serta pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui teknologi digital OVO yang harus berpihak dan bermanfaat bagi Indonesia," kata Karaniya.

    Sementara itu, OVO merupakan salah satu platform pembayaran atau payment gateway yang sudah diterima baik di toko ritel platform 020 dan e-commerce. Sejak tahun lalu, OVO memperluas layanan keuangan untuk memenuhi kebutuhan dan meningkatkan inklusi keuangan. OVO telah diterima di 500.000 merchant termasuk 300.000 UMKM di Indonesia.

    DIAS PRASONGKO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.