Jakarta-Probolinggo Tersambung Jalan Tol, Khofifah: Sejarah Baru

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo atau Jokowi bersama para menteri kabinet kerja meninjau jalan Tol Pasuruan-Probolinggo yang diresmikan hari ini, 10 April 2019. Tempo/Friski Riana

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi bersama para menteri kabinet kerja meninjau jalan Tol Pasuruan-Probolinggo yang diresmikan hari ini, 10 April 2019. Tempo/Friski Riana

    TEMPO.CO, Surabaya- Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, tersambungnya Jakarta-Probolinggo melalui jalan tol merupakan sejarah baru bagi transportasi di Indonesia, khususnya untuk Jawa Timur. 

    "Pada kuartal I tahun 2019 menjadi sejarah baru bagi transportasi Indonesia sebab jalan bebas hambatan tersebut menjanjikan pelayanan distribusi barang dan jasa semakin lancar di Pulau Jawa," ujarnya di sela peringatan Hari Perhubungan Nasional 2019 di Kampus Politeknik Pelayaran Surabaya, Selasa 17 September 2019.

    Menurut Khofifah, setelah dihubungkan dengan infrastruktur konektivitas, pertumbuhan ekonomi di daerah yang dilalui jalan tol lebih cepat. Ia mencontohkan, berdirinya sentra-sentra industri, bisnis, niaga dan permukiman di sekitarnya berdampak terciptanya lapangan kerja baru.

    "Bahkan, jalan tol mampu membuka daerah-daerah yang terisolasi sehingga berarti juga meningkatkan pemerataan hasil pembangunan," ucap mantan Menteri Sosial ini.

    Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019, lanjut Khofifah, jalan tol Probolinggo-Banyuwangi ditargetkan beroperasi seluruhnya pada 2025. Hal ini akan menjadi menjadi lompatan besar bagi Jawa Timur.

    Selain itu, tidak lama lagi juga berdiri bandar udara baru di wilayah Kediri yang akan dibangun awal tahun depan dan ditargetkan selesai akhir 2021. "Otomatis, keberadaan bandara ini akan memberikan banyak dampak positif bagi daerah di sekitarnya," ucap gubernur perempuan pertama di Jatim tersebut.

    Sementara itu, Gubernur Khofifah menyampaikan Hari Perhubungan Nasional ini merupakan hari bakti nyata para insan transportasi yang telah bekerja keras mewujudkan konektivitas transportasi di seluruh wilayah Indonesia, serta memberikan pelayanan jasa transportasi yang selamat, aman dan nyaman.
    Ia berharap, seluruh insan transportasi baik ASN, swasta dan masyarakat bersama-sama guyub rukun bersinergi membangun konektivitas guna mewujudkan transportasi andal dan berkeselamatan tinggi bagi seluruh masyarakat penggunanya.

    "Jawa Timur sebagai salah satu daerah penopang perekonomian nasional pun tidak lepas dari upaya pembangunan infrastruktur transportasi khususnya jalan tol, pelabuhan, bandara, rel kereta api dan lainnya," kata Khofifah.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.