Penerbangan ke Dua Titik di Papua Dihentikan, Sebab..

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penumpang pesawat keluar bandara Wamena, Papua, 9 Desember 2015. TEMPO/Maria Rita

    Penumpang pesawat keluar bandara Wamena, Papua, 9 Desember 2015. TEMPO/Maria Rita

    TEMPO.CO, Wamena -Pemerintah melalui Dirjen Perhubungan Udara menghentikan penerbangan ke dua titik di Provinsi Papua karena masalah keamanan. Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara atau UPBU Wamena di Jayawijaya, Joko Harjani di Wamena, ibu kota Kabupaten Jayawijaya, Selasa, mengatakan keputusan Dirjen itu diterima minggu kemarin.

    Penerbangan yang dihentikan adalah penerbangan perintis dengan rute Wamena-Mugi dan Wamena-Mapenduma. "Kami ada tiga rute untuk perintis kargo. Yang jalan adalah Wamena-Anggolok. Sementara duanya tidak bisa jalan karena kondisi keamanan di bandara tujuan," katanya.

    Sebelumnya pihak UPBU dan maskapai Susi Air telah sepakat menyukseskan perintis kargo ke tiga wilayah, tetapi pilot memilih tidak terbang ke dua lokasi itu. "Kami mulai kontrak pada bulan April, lalu pilot tidak mau berangkat ke sana," katanya.

    Agar pelayanan penerbangan perintis kargo bisa tetap berjalan, pemerintah mengalihkan dua rute itu ke daerah teraman di Kabupaten Yahukimo. "Sesuai keputusan Dirjen terbaru, untuk dua bandara tujuan (Mugi dan Mapenduma) akan dialihkan ke Wamena-Kurupun dan Wamena-Sobahan di Yahukimo," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.