Lion Air Group Kembali Tunda 12 Penerbangan Akibat Kabut Asap

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Kabut Asap. shutterstock.com

    Ilustrasi Kabut Asap. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Corporate Communications Strategic PT Mentari Lion Airlines (Lion Air Group) Danang Mandala mengatakan sebanyak 12 penerbangan dari dan menuju Kalimantan pada Selasa pagi, 17 September 2019, terpaksa ditunda lantaran kabut asap. Penundaan itu meliputi penerbangan untuk maskapai Lion Air dan Wings Air.

    "Keterlambatan pagi ini karena cuaca buruk yang menyebabkan jarak pandang pendek, sehingga tidak memenuhi kualifikasi keselamatan pesawat take off dan landing," ujar Danang dalam pesan pendek kepada Tempo, Selasa, 17 September 2019.

    Danang menyatakan jadwal penerbangan ditunda sampai waktu yang belum ditentukan. Adapun pihaknya berjanji akan memberikan informasi terkait keterlambatan jadwal kepada penumpang.

    Berikut ini daftar penerbangan yang terkena dampak keterlambatan hingga pukul 10.30 WIB.
    - Lion Air
    1. Satu kali penerbangan dari Makassar ke Pontianak
    2. Dua kali penerbangan Pontianak ke Soekarno-Hatta
    3. Tiga kali penerbangan dari Soekarno-Hatta ke Pontianak.
    4. Satu kali penerbangan Surabaya-Pontianak

    - Wings Air
    1. Satu kali penerbangan Pontianak- Ketapang
    2. Satu kali penerbangan Ketapang- Pontianak
    3. Satu kali penerbangan Pontianak- Sintang
    4. Satu kali penerbangan Sintang-Pontianak
    5. Satu kali penerbangan Pontianak-Kuching

    Selain keterlambatan, manajemen Lion Air mencatat adanya pembatalan penerbangan. Hingga pagi ini, terdapat satu kali pembatalan penerbangan maskapai Wings Air rute Surabaya-Sampit dan satu kali penerbangan dengan pesawat yang sama untuk rute Sampit-Surabaya.

    "Untuk Surabaya ke Palangkaraya, Lion Air sudah terbang, tapi sempat ada delay 40 menit," tuturnya.

    FRANCISCA CHRISTY ROSANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut Gojek.