Hari Perhubungan, Menhub Upacara dengan Pakaian Tradisional

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan sejumlah pejabat di lingkungan Kemenhub menggelar flashmob Gemu Famire seusai upacara HUT ke-74 RI, Sabtu, 17 Agustus 2019. TEMPO/Francisca Christy Rosana

    Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan sejumlah pejabat di lingkungan Kemenhub menggelar flashmob Gemu Famire seusai upacara HUT ke-74 RI, Sabtu, 17 Agustus 2019. TEMPO/Francisca Christy Rosana

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi memimpin upacara peringatan Hari Perhubungan Nasional pada Selasa pagi, 17 September 2019. Upacara dilaksanakan di kantor Kemenhub, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat.

    Menurut pantauan Tempo, upacara dimulai pukul 07.30 WIB dan diikuti oleh seluruh karyawan Kementerian Perhubungan serta pemangku kepentingan. Dalam sambutannya, Budi Karya menyatakan bahwa sektor perhubungan memiliki peranan penting dalam mendorong pembangunan negara.

    "Peran perhubungan strategis dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," ujarnya. Ia menyebut, keberhasilan pembangunan negara sangat dipengaruhi oleh transportasi.

    Transportasi, ujar dia, berdampak pada sendi kehidupan politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan, serta keamanan.

    Mantan bos PT Angkasa Pura II Persero itu meminta momentum peringatan Hari Perhubungan ditandai dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Menurut Budi Karya, pengembangan kinerja pegawai ini seturut dengan upaya pemerintah menggalakkan program SDM unggul.

    Dalam upacara itu, sejumlah pejabat eselon I tampak turut hadir. Di antaranya Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setiyadi, Direktur Jenderal Perhubungan Udara Polana Banguningsih Pramesti, Direktur Jenderal Perkeretaapian Zulfikri, dan Direktur Jenderal Perhubungan Laut Agus H. Purnomo.

    Tampak pula sejumlah perwakilan dari pemangku kepentingan bidang perkeretaapian, transportasi darat, transportasi laut, dan penerbangan. Berbarengan dengan seremoni tersebut, Budi Karya menyerahkan penghargaan kepada pegawai dan pemangku kepentingan. Misalnya untuk otoritas bandara dan pelabuhan terbaik.

    Seluruh peserta upacara tampak mengenakan pakaian tradisional. Menhub Budi Karya, contohnya, mengenakan kostum daerah Bali.

    FRANCISCA CHRISTY ROSANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.