Khofifah Sebut Tiga Investor Asing Tertarik Bangun LRT Jawa Timur

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa usai mengikuti ratas di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, 9 Juli 2019. Tempo/Friski Riana

    Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa usai mengikuti ratas di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, 9 Juli 2019. Tempo/Friski Riana

    TEMPO.CO, Jakarta - Sejumlah investor asing telah menyatakan tertarik berkerja sama dengan Indonesia untuk membangun light rail transit atau LRT di Jawa Timur. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan tiga investor sudah melirik proyek tersebut. 
     
    “Ada Inggris, Prancis, Cina,” kata Khofifah saat ditemui di Jakarta Convention Center, Jakarta, Ahad, 15 September 2019. 
     
    Selain tiga investor itu, pemerintah provinsi telah berkomunikasi dengan Jepang. Menurut Khofifah, negosiasi dengan penanam modal dari Negeri Matahari Terbit banyak dilakukan oleh wakilnya, Emil Dardak. 
     
    Khofifah mengatakan pemerintah provinsi memang serius menggarap LRT. LRT merupakan salah satu proyek prioritas yang telah diusulkan kepada pemerintah pusat. Bahkan, rencana pembangunan kereta ringan ini telah disampaikan Khofifah kepada Presiden Joko Widodo atau Jokowi dalam rapat terbatas beberapa waktu lalu. 
     
    Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga sudah berulangkali memboyong topik ini kepada Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution. Adapun menurut Khofifah, saat ini pihaknya tinggal menunggu Peraturan Presiden untuk memulai pembangunan. Pembangunan tersebut akan diawali dengan pembuatan desain hingga tahap konstruksi. 
     
    Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Jawa Timur berencan membangun moda raya terpadu atau MRT. Namun, setelah dihitung, biaya membangun MRT terlampau mahal dan tak sesuai dengan kemampuan daerah. Ongkos konstruksi MRT dapat mencapai Rp 1,2 triliun. Sedangkan pembangunan LRT tiga kali lebih murah, yaitu Rp 426 miliar. 
     
    Khofifah mengatakan pembangunan LRT telah dibahas dengan pemerintah Kabupaten Malang. Ia tak menutup kemungkinan LRT akan dibangun di Malang untuk menghubungkan kota apel tersebut dengan kota-kota di sekitarnya. “Kemarin dengan teman-teman di Malang Raya juga cerita soal LRT. Koneksitas di antara Malang raya 3 in 1. Kalau bisa terkoneksi antar-daerah, (biaya transportasi) bisa murah,” tutur Khofifah. 
     
     
     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.