Saingi Gopay, Grab Dikabarkan Menggabungkan Ovo dan DANA

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kolaborasi Ovo dengan Tokopedia, salah satunya adalah sistem pembayaran Ovo yang kini menggantikan TokoCash sebagai dompet digital Tokopedia.

    Kolaborasi Ovo dengan Tokopedia, salah satunya adalah sistem pembayaran Ovo yang kini menggantikan TokoCash sebagai dompet digital Tokopedia.

    TEMPO.CO, Jakarta - Aplikator ojek online, Grab,  dikabarkan tengah bersiap-siap menggabungkan perusahaan pembayaran digital OVO dengan DANA. Jika merger dua aplikasi pembayaran digital ini terlaksana, maka dominasi Gopay yang dimiliki Gojek diduga akan tergeser.

    Grab yang berbasis di Singapura ini dikabarkan akan membeli saham mayoritas DANA yang selama ini dipayungi PT Elang Mahkota Teknologi Tbk. (Emtek). Setelah itu, Grab akan menggabungkannya dengan OVO yang sahamnya telah dimiliki Grab.“Ini bagian dari pertempuran Grab-Gojek,” ujar salah satu sumber seperti dikutip Reuters, Rabu lalu.

    Rencana merger tersebut sekaligus membuat persaingan di industri pembayaran digital Indonesia memanas. Seperti diketahui, berbagai layanan pembayaran digital berupaya membonceng pasar e-commerce yang juga sedang berkembang pesat.

    Menurut Reuters yang dikutip Bisnis, Sabtu 13 September 2019, hingga kini nilai kesepakatan tersebut belum jelas. Namun, Finance Asia menuliskan, valuasi terbaru Ovo berkisar US$2,9 miliar. Sementara itu, valuasi DANA belum disebutkan.

    Sumber tersebut mengatakan, proses ini masih dalam tahap awal. Proses kesepakatan masih perlu melalui tahap negosiasi dengan Bank Indonesia karena adanya batasan kepemilikan asing.

    Rencana penggabungan ini melanjutkan pengumuman SoftBank Group Corp pada Juli lalu yang mengatakan akan menginvestasikan US$2 miliar di Indonesia melalui Grab.Menurut sumber Reuters, SoftBank sebagai pemegang saham terbesar Grab mendukung rencana ini.

    Rencana penggabungan ini juga telah dibahas dengan para pejabat tinggi Indonesia ketika CEO perusahaan investasi Jepang Masayoshi Son mengunjungi Jakarta Juli lalu.

    Mengenai hal ini, Juru Bicara Grab mengatakan pihaknya tidak dapat berkomentar mengenai spekulasi. Senada,  baik  manajemen DANA maupun OVO juga menolak untuk berkomentar.

    Namun apabila merger ini terjadi, ekosistem Grab diyakini akan semakin besar dan lengkap. Saat ini, baik OVO dan DANA memiliki mitra pedagang yang serupa, umumnya pedagang makanan/minuman. Pembayaran dengan OVO telah menjangkau ribuan mitra pedagang makanan minuman, hingga tempat parkir, sedangkan daya tarik DANA adalah pembayaran hiburan seperti bioskop.

     
    BISNIS

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.