350 Waralaba Lokal dan Asing Ramaikan Pameran Kadin dan Wali

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana pameran Waralaba di JCC (18/6). TEMPO/Seto Wardhana

    Suasana pameran Waralaba di JCC (18/6). TEMPO/Seto Wardhana

    TEMPO.CO, Jakarta -Kamar Dagang & Industri Indonesia (Kadin) dan Perhimpunan Waralaba dan Lisensi Indonesia (Wali) mengelar acara pameran bisnis waralaba lisensi, solusi retail da kafe di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Selatan, Jumat 13 September 2019. Acara ini diikuti sebanyak 350 jenis perusahaan baik waralaba yang dimiliki lokal maupun asing.

    Ketua Perhimpunan Waralaba dan Lisensi Indonesia Levita G. Supit mengatakan acara ini diharapkan bisa menjadi wadah bagi pengusaha waralaba untuk mempromosikan dan mengembangkan bisnis. Bahkan menambah jaringan dengan harapan bisa memunculkan pengusaha baru di industri waralaba.

    "Saat ini jumlah total pelaku di industri waralaba mencapai angka 2.000. Dan angka itu diperkirakan terus bertambah sejalan dengan semakin meningkatnya permintaan dan respon baik masyarakat terhadap bisnis waralaba," kata Levita saat menyampaikan pidatonya dalam acara pembukaan, Jumat.

    Levita menjelaskan, saat ini industri waralaba di Indonesia sudah juga mulai kedatangan pemain asing. Pemain asing yang membangun bisnis waralaba karena besarnya potensi pasar yang ada di Indonesia. Selain itu, banyak pula waralaba asal Indonesia yang kini sudah merambah pasar luar negeri seperti Singapura, Malaysia, Filipina, Thailand, Amerika Serikat bahkan sampai ke Timur Tengah.

    Selain itu, menurut Levita, sebagian besar jenis waralaba yang didatangkan pemain asing tersebut sebagian besar berada di sektor food and beverage atau makanan. Hal ini juga terjadi dengan sejumlah waralaba asal Indonesia yang kini mulai ekspansi ke luar negeri.

    "Berkembangnya bisnis waralaba punya efek dapat mengurangi tingkat pengangguran, peningkatan pendapatan masyarakat dan perekonomian Indonesia, serta meningkatkan pemakaian bahan baku lokal," kata perempuan yang juga Ketua Komite Tetap KADIN Bidang Waralaba, Lisensi dan Kemitraan ini.

    Berdasarkan pantauan Tempo di lapangan, pameran ini selain diikuti oleh waralaba asal Indonesia juga diikuti sejumlah 30 merek luar negeri. Beberapa diantaranya seperti, Singapura, Malaysia, Taiwan, Thailand, Vietnam, Italia, India, Amerika Serikat, hingga Swiss. Sementara itu, brand lokal yang terlihat mengikuti acara adalah KULO, Indomaret, Alfamart, Ayam Geprek Juara, Bimbel Ranking, Apotek K24, hingga Rosa Garden Spa Muslimah.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.