Rupiah Menguat Seiring Optimisme Redanya Perang Dagang AS - Cina

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Uang Rupiah. ANTARA FOTO/Adeng Bustomi

    Ilustrasi Uang Rupiah. ANTARA FOTO/Adeng Bustomi

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelemahan nilai tukar atau kurs rupiah yang ditransaksikan antar bank di Jakarta pada Jumat terapresiasi ke level Rp 13.900 per dolar AS seiring optimisme pelaku pasar terhadap meredanya perang dagang.

    Kepala Riset Monex Investindo Future Ariston Tjendra di Jakarta, Jumat, mengatakan Presiden AS Donald Trump sepakat untuk menunda kenaikan tarif tambahan pada barang-barang Cina. "Langkah tersebut meningkatkan harapan untuk meredanya friksi dagang antara dua negara dengan tingkat ekonomi terbesar di dunia," katanya, Jumat, 13 September 2019.

    Menurut Ariston, meredanya ketegangan perang dagang AS-Cina itu telah mendorong minat pelaku pasar terhadap aset-aset di negara berkembang yang akhirnya berdampak pada mata uang.

    Terpantau, pergerakan rupiah pada Jumat pagi mengalami apresiasi sebesar 40 poin atau 0,29 persen menjadi Rp 13.950 per dolar AS dibanding posisi sebelumnya Rp 13.990 per dolar AS.

    Sentimen selanjutnya, kata dia, pasar akan tertuju pada pertemuan bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve (Fed) yang diperkirakan akan memangkas suku bunganya."Keputusan The Fed menjadi perhatian pelaku pasar dalam menentukan arah kebijakan investasinya," katanya.

    Ia mengemukakan Trump kembali meminta Federal Reserve untuk menurunkan suku bunga ke wilayah negatif, sebuah langkah yang biasanya enggan dilakukan oleh bank sentral dunia untuk melawan pertumbuhan ekonomi yang lemah.

    Ariston mengemukakan Ketua Federal Reserve Jerome Powell pada pidatonya di Swiss belum lama ini mengeluarkan beberapa pernyataan yang memberikan indikasi belum akan melakukan pemotongan suku bunga pada bulan September ini.

    Selain itu, lanjut dia, Powell juga menyatakan bahwa Federal Reserve memegang komitmen untuk tidak terpengaruh oleh kepentingan politik dalam mengambil setiap keputusan, dan berdasarkan analisa yang dapat dipegang.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.