SKK Migas Kalah di Arbitrase, Harus Bayar Denda Rp 39 Miliar

Reporter

Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Dwi Soetjipto saat berkunjung ke Kantor Tempo, Jakarta, 12 Juli 2019. TEMPO/Fardi Bestari

TEMPO.CO, Jakarta - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) dinyatakan kalah di Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI) atas gugatan dari vendor alat ukur lifting minyak dan gas bumi (flow meter), PT Global Haditech. Atas putusan tersebut, SKK Migas diperkirakan harus membayar tuntutan senilai Rp 39 miliar.

Wakil Kepala SKK Migas Fatar Yani Abdurrahman mengatakan SKK Migas diminta membayar alat ukur yang sudah terpasang. Adapun proyek yang sudah berjalan mencapai 68 persen. "Yang tidak terverifikasi disuruh copot," katanya melalui pesan singkat kepada Bisnis, Kamis, 12 September 2019.

Terkait putusan BANI tersebut, SKK Migas mengkaji kemungkinan adanya proses banding. "Yang membuat rugi negara itu BANI, makanya kami tidak terima. Prosesnya ini belum final, tim hukum SKK sedang mengkajinya," ujarnya.

Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto mengatakan keputusan arbitrase ini tidak akan mengendurkan rencana pemasangan flow meter. SKK Migas tetap mempersiapkan pemasangan flow meter selanjutnya.

Tahap awal persiapan adalah dengan membuat desain baru pemasangan alat yang akan dipasang di beberapa titik untuk mencatat penyaluran minyak dari sumur ke tempat tangki timbun dan dijual nantinya.

"Desain dulu. Itu yang nanti lempar kualifikasi yang memenuhi. Jadi, nanti kualifikasi dari peserta itu spesifikasinya sudah lebih jelas. Hasil akhirnya seperti apa juga sudah jelas," ujarnya.

Sebelumnya, Kementerian ESDM dan SKK Migas sudah mengidentifikasi sebanyak 200 lapangan blok migas yang akan dipasangi flow meter.

Adapun Global Haditech merupakan vendor yang memenangkan tender pemasangan flow meter dengan anggaran di kontrak senilai Rp 58,19 miliar. SKK Migas menghentikan pemasangan karena dianggap alat yang telah dipasang tidak bekerja secara maksimal dan tidak sesuai dengan harapan SKK Migas.

Selanjutnya, SKK Migas dilaporkan Global Haditech ke arbitrase dengan gugatan menyalahi kontrak dengan alasan melakukan penghentian pemasangan flow meter.






Tak Capai Target Investasi Tahun 2022, Kementerian ESDM: Sektor Migas Stagnan

1 hari lalu

Tak Capai Target Investasi Tahun 2022, Kementerian ESDM: Sektor Migas Stagnan

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) gagal mencapai target realisasi investasi senilai US$ 31 miliar pada 2022.


Lampui Target, Pertamina EP Prabumulih Tambah Produksi dari Sumur Pengembangan Lembak

4 hari lalu

Lampui Target, Pertamina EP Prabumulih Tambah Produksi dari Sumur Pengembangan Lembak

Pertamina EP (PEP) Prabumulih Field berhasil menambah produksi migas dari Sumur Lembak Infield, LBK-INF5 (LBK-19) dan LBK-INF4 (LBK-20).


SKK Migas: Nilai Investasi Eksplorasi Minyak dan Gas Tahun Ini US$ 1,7 Miliar, Tertinggi sejak 2016

8 hari lalu

SKK Migas: Nilai Investasi Eksplorasi Minyak dan Gas Tahun Ini US$ 1,7 Miliar, Tertinggi sejak 2016

SKK Migas akan melakukan eksplorasi minyak dan gas di 57 sumur dengan nilai investasi mencapai US$ 1,7 miliar. Tertinggi sejak 2016.


SKK Migas Targetkan Pengeboran 57 Sumur Eksplorasi, Bertambah 90 Persen

12 hari lalu

SKK Migas Targetkan Pengeboran 57 Sumur Eksplorasi, Bertambah 90 Persen

SKK Migas menargetkan pengeboran sebanyak 57 sumur eksplorasi tajak pada 2023, meningkat 90 persen dibanding capaian tahun 2022.


SKK Migas : Divestasi Shell di Blok Masela belum Selesai, Target Mundur ke 2029

12 hari lalu

SKK Migas : Divestasi Shell di Blok Masela belum Selesai, Target Mundur ke 2029

SKK Migas memperkirakan onstream migas di Blok Masela bakal mundur ke 2029. Divestasi Shell belum selesai.


SKK Migas: Penerimaan Negara dari Hulu Migas 2022 Rp 269 triliun

12 hari lalu

SKK Migas: Penerimaan Negara dari Hulu Migas 2022 Rp 269 triliun

Deputi Keuangan dan Komersialisai SKK Migas Kurnia Chairi menyebut penerimaan negara dari hulu migas pada 2022 mencapai Rp 269 triliun.


Tak Capai Target, SKK Migas Catat Lifting Minyak 612,3 Ribu BOPD pada 2022

13 hari lalu

Tak Capai Target, SKK Migas Catat Lifting Minyak 612,3 Ribu BOPD pada 2022

SKK Migas hanya mampu mencapai lifting minyak sebanyak 612,3 ribu barel oil per day (BOPD) dari target awal sebesar 703 ribu BOPD.


SKK Migas Catat Capaian Investasi Hulu Migas Tahun 2022 Sebesar USD 12,3 Miliar

13 hari lalu

SKK Migas Catat Capaian Investasi Hulu Migas Tahun 2022 Sebesar USD 12,3 Miliar

SKK Migas memasang target sebesar US$ 15,5 miliar untuk realisasi investasi hulu migas tahun 2023.


Kinerja Produksi dan Lifting Migas SIPL Lampaui Target

21 hari lalu

Kinerja Produksi dan Lifting Migas SIPL Lampaui Target

Kinerja produksi dan lifting Migas Saka Indonesia Pangkah Limited (SIPL), anak perusahan Perusahaan Gas Negara (PGN) Saka, melampaui target.


Penyelewengan BBM 2022 1,4 Juta Liter. BPH Migas: Kerugian Negara Rp 17 Miliar Lebih

28 hari lalu

Penyelewengan BBM 2022 1,4 Juta Liter. BPH Migas: Kerugian Negara Rp 17 Miliar Lebih

Kerugian negara akibat penyalahgunaan bahan bakar minyak atau BBM sebanyak 1,4 juta liter sepanjang tahun 2022 diperkirakan lebih dari Rp 17 miliar.