Pesan Terakhir Habibie ke Susi Pudjiastuti: Be Strong

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menunjukkan alat capit yang digunakan untuk  membersihkan sampah di kawasan Pantai Timur, Kelurahan Ancol, Jakarta, Ahad, 18 Agustus 2019.Acara ini diselenggarakan serentak di 108 titik seluruh Indonesia. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menunjukkan alat capit yang digunakan untuk membersihkan sampah di kawasan Pantai Timur, Kelurahan Ancol, Jakarta, Ahad, 18 Agustus 2019.Acara ini diselenggarakan serentak di 108 titik seluruh Indonesia. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti menyampaikan rasa dukanya mengetahui wafatnya B.J. Habibie pada Rabu sore. "Saya pikir kita berduka dan satu kehilangan yang luar biasa untuk saya," ungkapnya saat ditemui di rumah duka di kawasan Patra Kuningan, Jakarta Selatan pada Kamis, 12 September 2019.

    Menurutnya, Habibie adalah pelopor kebebasan dan kemerdekaan, terlebih lagi adalah sosok yang menegakkan kebebasan pers di Indonesia saat menjabat sebagai orang nomor satu di Indonesia.

    Susi juga menyebut ada beberapa pesan yang selalu dia ingat dari Habibie yakni selalu memberikan dukungan penuh padanya.

    "Untuk saya sendiri, (saya) mengenal beliau. Beberapa kali ketemu sebelum saya jadi menteri dan selalu men-support. 'Indonesia ini perlu commuter service, do it, continue.' Terakhir ketemu di Batam pada akhir April saat menenggelamkan kapal, terus saya cerita, beliau bilang 'go stand still, be strong, continue your work'," kata Susi.

    Susi melanjutkan, Habibie adalah sosok yang memiliki sifat optimistis dan tidak pernah memiliki pikiran negatif, sehingga kematian Habibie menjadi suatu kehilangan bagi bangsa Indonesia.

    "Saya pikir hal yang luar biasa, optimisme dan dukungan dan selalu positif beliau. Beliau tidak punya energi yang negatif, itu positif kalau ketemu. Negara ini kehilangan bapak penegak demokrasi dan kebebasan," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rincian Pasal-Pasal yang Diduga Bermasalah di Revisi UU KPK

    Banyak pasal dalam perubahan kedua Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi, atau Revisi UU KPK, yang disahkan DPR, berpotensi melemahkan KPK.