Pengusaha Mengeluh, Pemerintah Kaji Penghapusan PPN Kayu Log

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja memindahkan kayu gelondongan untuk dipotong di kawasan Klender, Jakarta, 15 Maret 2016. TEMPO/Tony Hartawan

    Pekerja memindahkan kayu gelondongan untuk dipotong di kawasan Klender, Jakarta, 15 Maret 2016. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, para pengusaha mebel mengeluh soal pengenaan pajak pertambahan nilai atau PPN terhadap kayu gelondongan atau log kepada Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Keluhan ini pengusaha sampaikan langsung dalam rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta.

    "Pengusaha juga keluhkan, masak kayu log kena PPN? Sehingga pengolah kayu harus bayar PPN 10 persen," kata Darmin di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 10 September 2019.

    Darmin berujar insentif penghapusan PPN untuk kayu log sedang dikaji oleh Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto dan Menteri Keuangan Sri Mulyani. "Nah, kalau itu tadi, Menperin katakan sedang dibahas dengan Kemenkeu," ujarnya.

    Selain soal PPN, kata Darmin, banyak permintaan yang para pengusaha sampaikan kepada Jokowi. Kendati belum bisa memutuskan mana yang akan dikabulkan pemerintah menerima semua masukan dan keluhan itu sambil mencari solusinya.

    "Kalau ditanya mana yang disetujui mana tidak, nanti dulu, wong presiden tidak bilang persisnya yang mana. Ini harus di-follow up kementerian terkait terutama Kementerian Perindustrian dan Kementerian Perdagangan," ucapnya.

    Dalam pengantar rapatnya, Jokowi menyampaikan jika Indonesia harus bisa memanfaatkan perang dagang antara Amerika Serikat dan Cina untuk meningkatkan ekspor mebel, produk kayu dan rotan.

    Menurut Jokowi, Bank Dunia mengabarkan jika industri mebel serta produk kayu dan rotan memiliki peluang masuk untuk mengisi pasar-pasar yang ditinggalkan. Ia berharap ada kebijakan konkret yang diberikan kementerian untuk mendorong ekspor mebel produk kayu dan rotan ini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Industri Permainan Digital E-Sport Makin Menggiurkan

    E-Sport mulai beberapa tahun kemarin sudah masuk dalam kategori olahraga yang dipertandingkan secara luas.