Kemenhub Ingin Go-car Instan Diperluas di Banyak Bandara

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Perusahaan berbasis teknologi Gojek meluncurkan Gocar Instan di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Selasa, 10 September 2019. Tempo/Hendartyo Hanggi

    Perusahaan berbasis teknologi Gojek meluncurkan Gocar Instan di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Selasa, 10 September 2019. Tempo/Hendartyo Hanggi

    TEMPO.CO, Tangerang - Direktur Angkutan Jalan Kementerian Perhubungan, Ahmad Yani berharap penggunaan transportasi yang memanfaatkan teknologi digital di bandara dapat diperluas. Layanan fitur Go-car Instan yang hari ini diluncurkan di Bandara Soekarno-Hatta diharapkan juga bisa hadir di sejumlah bandara lain yang dikelola Angkasa Pura II.

    Hal itu dia sampaikan saat Gojek meluncurkan fitur baru Go-car Instan yang di Bandara Soekarno Hatta. "Go-car Instan sudah masuk di Bandara Soetta, nanti Lampung, Palembang, Pekanbaru, Medan dan sebagainya. Semoga ini bisa memperluas jaringan angkutan yang jadi pilihan masyarakat," kata Ahmad di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Selasa, 10 September 2019.

    Manurut Ahmad Yani, kehadiran seperti Go-car Instan juga bisa memaksimalkan lahan parkir kendaraan, selain efiesiensi waktu. Saat ini ada 17 bandara yang dikelola Angkasa Pura II.

    Jumlah tersebut, kata dia, semestinya dapat juga dilayani Go-car Instan ke depan. "Sudah lama-kami bersama Gojek sediakan layanan yang baik untuk masyarakat. Bagaimana fitur dalam aplikasi bisa berikan tingkat keselamatan dan keamanan yang tinggi bagi penggunanya, aturan sudah dilengkapi dan tinggal pelaksanaannya," ujar Yani.

    Gojek telah menghadirkan inovasi baru di Bandara lnternasional Soekarno-Hatta yakni Go-Car Instan. Co-Founder Gojek Kevin Aluwi mengatakan fitur Go-Car Instan dapat mempersingkat waktu tunggu penjemputan di terminal kedatangan, sehingga berdampak pada lancarnya arus keluar masuk kendaraan di bandara. "Kami sangat berterima kasih kepada Angkasa Pura ll atas sambutan hangat serta keterbukaan untuk mengadopsi teknologi yang memudahkan mobilins pengguna bandara," kata Kevin.

    Dia mengatakan fitur tersebut merupakan salah satu solusi Gojek untuk menghadirkan transportasi cepat dan mudah dari bandara. Kevin menjelaskan Go-car Instan merupakan layanan pemesanan di tempat atau on the spot. Di mana, hal itu yang dilengkapi solusi pengelolaan antrian serba praktis bagi penggunanya maupun mintra driver.

    Fitur Go-car Instan di Bandara Soetta akan menggunakan tarif pada aplikasi Gojek yang sama dengan Go-Car biasa sesuai regulasi Kementrian Perhubungan. "Konsumen kami maunya apapun ingin cepat dan ini solusi alternatif cepat untuk keluar dari Bandara dan mendapatkan pengalaman terbaik," ujar dia.

    Untuk titik jemput Go-car Instan, saat ini tersedia di terminal kedatangan 2D dan 2F. Nantinya, titik penjemputan akan diperluas di area kedatangan 1A dan Terminal 3 domestik serta international Bandara Soetta.

    "Di titik ini pengguna dapat mengorder layanan Go-car Instan secara mandiri untuk kemudian melaporkan ke petugas kami di bandara dan akan dijemput di area khusus yang telah disediakan," ujar Kevin.

    HENDARTYO HANGGI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.