Rini Soemarno Puas dengan Kawasan Terpadu Marina Labuan Bajo

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri BUMN Rini Soemarno menyapa masyarakat dan pegawai BUMN saat Festival Link Acara di Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Ahad, 7 April 2019. Festival ini bertujuan mendorong sinergi antar BUMN dalam semangat

    Menteri BUMN Rini Soemarno menyapa masyarakat dan pegawai BUMN saat Festival Link Acara di Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Ahad, 7 April 2019. Festival ini bertujuan mendorong sinergi antar BUMN dalam semangat "one nation, one vision, one family for exellence". ANTARA/Zabur Karuru

    TEMPO.CO, Kupang - Menteri BUMN Rini Soemarno puas dan senang usai mengecek salah satu proyek dermaga ferry dan Hotel Inaya Bay Komodo, yang merupakan bagian dari program pengembangan Kawasan Terpadu Marina Labuan Bajo milik PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) pada Senin, 9 September 2019.

    “Saya datang ke sini tiga tahun lalu di sini masih kotor dan tak terawat, tetapi hari ini saya senang dan puas," katanya kepada wartawan di Labuan Bajo, Manggarai Barat.

    Dia mengaku tiga tahun lalu meminta Dirut ASDP untuk bangun hotel dan marina untuk mendukung pariwisata Labuan Bajo. "Nantinya, Hotel Inaya Bay Komodo akan menjadi hotel terbaik BUMN sekaligus yang terbaik di Labuan," katanya.

    ASDP melalui PT Indonesia Ferry Property joint venture dengan PT Pembangunan Perumahan sedang membangun Kawasan Terpadu Marina Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur. Kawasan ini meliputi pembangunan area komersial, hotel bintang 5, marina serta pengembangan dermaga penyeberangan dengan total investasi sekira Rp 400 miliar.

    Hotel Inaya Bay Komodo merupakan hotel bintang lima pertama yang berada di pusat Kota Labuan Bajo. Hotel ini dibangun PT PP dan akan dioperasikan oleh Hotel Indonesia Group (HIG). Sedangkan untuk pengembangan dermaga penyeberangan telah dibangun dermaga plengsengan dan moveable bridge.

    Pantauan Antara saat mengunjungi kawasan terpadu itu, Menteri BUMN menyempatkan diri meninjau kawasan itu bahkan melihat kamar hotel dan sempat mengagumi pemandangan dari hotel tersebut.

    "Ini indah sekali. Kamarnya juga bagus sekali. Ini akan menjadi hotel terbaik di Labuan Bajo," katanya.

    Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ira Puspadewi mengatakan bahwa soft opening hotel tersebut akan dilakukan pada Oktober mendatang. "Untuk proyek hotel saat ini tahap I telah memasuki fase finalisasi. Kami targetkan awal Oktober dapat 'soft launching'sebelum 'grand launching' pada Desember 2019. Hotel Inaya Bay Komodo akan menjadi hotel dengan layanan bintang lima yang berada di pusat kota Labuan Bajo, yang dilengkapi area komersial dengan berbagai ritel tenant besar,” kata dia.

    Hotel Inaya Bay Komodo, lanjutnya, terdiri dari lima lantai yang akan memiliki total 145 unit kamar. Hotel ini juga dilengkapi fasilitas menarik bagi wisatawan, mulai dari restoran indoor dan outdoor, rooftop Moon Bar, kolam renang hingga tempat berjalan-jalan promenade yang menghadirkan panorama laut Labuan Bajo yang sangat indah di kala sunrise maupun sunset.

    Ira menambahkan, kehadiran Hotel Inaya Bay Komodo ini diharapkan membawa dampak yang sangat besar pada perekonomian di Labuan Bajo.

    "Kawasan Terpadu Marina Labuan Bajo ini sudah hampir lengkap, sudah ada area komersial dengan berbagai ritel menarik, hotel bintang lima, dermaga ferry dan nantinya akan ada yacht marina. Kami berharap dengan adanya ini dapat mendongkrak wisatawan baik domestik maupun mancanegara," ujar Ira.

    ASDP, lanjutnya, tengah menciptakan destinasi wisata baru dalam mendukung pengembangan sektor pariwisata tanah air.

    "Kami berharap, masyarakat atau turis yang datang ke pelabuhan ASDP, tidak hanya untuk menyeberang saja, tetapi mendapatkan 'experience' lebih dengan berbagai fasilitas yang ada," tuturnya yang mendampingi Rini Soemarno.

    ANTARA 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.