Laju IHSG Hari Ini Berpotensi Terkoreksi Wajar

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Karyawan melintas di depan layar pergerakan IHSG, Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin, 10 Juni 2019. Pasca libur Lebaran, perdagangan IHSG dibuka menguat 90,91 poin atau 1,4 persen ke 6.300,036, sementara pada sore harinya IHSG diutup di level 6.289,61. ANTARA/Sigid Kurniawan

    Karyawan melintas di depan layar pergerakan IHSG, Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin, 10 Juni 2019. Pasca libur Lebaran, perdagangan IHSG dibuka menguat 90,91 poin atau 1,4 persen ke 6.300,036, sementara pada sore harinya IHSG diutup di level 6.289,61. ANTARA/Sigid Kurniawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Pergerakan IHSG pada hari ini berpotensi terkoreksi. Analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji Gusta  mengindikasikan masih adanya potensi koreksi wajar pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke level support terdekat.

    "Support pertama maupun kedua memiliki range pada 6.269,66 hingga 6.239,00. Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range pada 6.341,12 hingga 6.381,54," seperti dikutip dari laman Bisnis.com, Senin 9 September 2019.

    Berdasarkan indikator, MACD telah berhasil membentuk pola golden cross di area negatif. Sementara itu, terlihat bahwa Stochastic dan RSI menunjukkan sinyal positif. 

    Sementara itu, Indosurya Bersinar Sekuritas memperkirakan pola gerak IHSG hari ini terlihat berpotensi untuk kembali melanjutkan kenaikan jangka pendeknya.

    Vice President Research Department William Surya Wijaya mengatakan rentang konsolidasi sedang berusaha digeser ke arah yang lebih baik, kelanjutan kenaikan dari IHSG masih ditopang oleh capital inflow yang masih tercatat secara ytd.

    Selain itu, katanya, IHSG didukung oleh stabilnya perekonomian Indonesia, dalam jangka menengah hingga panjang IHSG masih berada pada jalur uptrend.  

    Indosurya Bersinar Sekuritas  merekomendasi saham hari ini: BBNI, GGRM, UNVR, TLKM, HMSP, AKRA, WTON dan JSMR.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Krakatau Steel di 7 BUMN yang Merugi Walaupun Disuntik Modal

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyoroti 7 BUMN yang tetap merugi walaupun sudah disuntik modal negara.