Sandiaga Uno Minta Milenial Kreatif: Cari Kerja Itu Sulit

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menyambangi rumah Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara Nomor 4, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis, 15 Agustus 2019. TEMPO/Budiarti Utami Putri.

    Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menyambangi rumah Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara Nomor 4, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis, 15 Agustus 2019. TEMPO/Budiarti Utami Putri.

    TEMPO.CO, Jakarta - Pengusaha Sandiaga Uno meminta generasi muda di Indonesia meningkatkan kreativitas agar tidak menjadi pengangguran. "Mencari kerja semakin sulit, jadi harus kreatif. Dengan kreatif, bukan hanya menyelamatkan diri sendiri, tetapi juga orang lain, " ujarnya di Medan, Minggu, 8 September 2019.

    Dia mengatakan itu usai menghadiri acara pertemuan bisnis antara pengusaha Jaringan Pengusaha (Japnas) dan pemangku kepentingan yang digelar Japnas Sumut di SAGA Creativ Hub, Medan.

    Hadir di acara itu juru bicara Prabowo Subiakto, Dahnil Anizar Simanjuntak dan anggota DPR RI, Gus Irawan Pasaribu.

    Menurut Sandiaga Uno, meski industri kreatif di Indonesia terus bertumbuh 9 - 10 persen, tetapi masih rendah dibandingkan di negara lain.

    "Industri kreatif harus ditingkatkan untuk menekan dampak negatif banyaknya investasi asing yang keluar dari Indonesia, " ujarnya.

    Sandiaga menyebutkan, industri kreatif masih berpotensi besar, apalagi saat ini masih terkonsentrasi pada usaha kuliner dan fesyen.

    "Banyak industri kreatif yang bisa dikembangkan termasuk di sektor pariwisata, " ujarnya.

    Sandiaga Uno menegaskan, selain perlu mendorong industri kreatif, tetapi juga perlu memberikan kepastian hukum berusaha kepada pengusaha khususnya pemula.

    Ketua Japnas Sumut, Syahrul Akbar menyebutkan, sengaja mengundang Sandiga Uno karena merupakan tokoh usahawan yang bisa menjadi panutan generasi muda.

    "Japnas memang terus mendorong generasi muda untuk menumbuhkan pengusaha baru," katanya.

    Salain menumbuhkan pengusaha baru, Japnas mendorong agar pengusaha berkolaborasi sehingga tumbuh semakin kuat dan lebih kreatif buat usaha baru, kata Syahrul.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rincian Pasal-Pasal yang Diduga Bermasalah di Revisi UU KPK

    Banyak pasal dalam perubahan kedua Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi, atau Revisi UU KPK, yang disahkan DPR, berpotensi melemahkan KPK.