Cocok untuk Millenial, Bisnis Kopi Cukup Bermodal Rp 17 Juta

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Iustrasi kopi. Unsplash.com/Christiana Rivers

    Iustrasi kopi. Unsplash.com/Christiana Rivers

    TEMPO.CO, Jakarta - Bisnis kedai kopi menjamur seiring maraknya kegemaran orang menyukai minuman ini. Saat ini amat mudah menjumpai kedai-kedai kopi mulai dari yang sederhana hingga mewah.

    Menurut Pemilik kedai kopi Teman Baik BSD, Ayu Aulia, untuk memulai bisnis kopi kekinian tidak harus mempunyai modal yang besar, cukup dengan uang Rp 17 juta. Siapa pun bisa memulainya terutama kaum milenial yang baru ingin memulai bisnis.

    "Jika dibandingkan dengan brand franchise serupa lain yang bisa sampai Rp 80 juta sampai Rp 100 juta, dengan Teman Baik harganya sangat kompetitif hanya Rp 17 juta. Itu sangat mudah untuk digapai oleh anak-anak muda yang ingin punya bisnis modalnya tidak terlalu tinggi, bisa dimulai bersama Teman Baik," ucapnya kepada Tempo, saat acara Hari Kopi Daerah atau Harkopda ke-72 Tangerang Selatan, Banten, Minggu, 8 September 2019.

    Ayu mengatakan, dengan uang tersebut mitra telah mendapatkan banyak keuntungan, seperti dengan bahan baku, peralatan dibutuhkan untuk membuat minuman dan kemasan, serta booth dengan logo Teman Baik. Namun, satu yang harus disiapkan oleh franchise, adalah lokasi untuk memulai bisnis.

    Ayu mengatakan, bahwa bisnis kopinya ingin menyasar seluruh kalangan dari mulai menengah ke atas atau ke bawah. Karena menurutnya, harga cukup terjangkau untuk satu cup minuman, yang dijual paling murah hanya Rp 15 ribu dan termahal berada pada Rp 20 ribu.

    "Jadi brand kita sebenarnya tidak hanya berfokus pada kalangan atas tapi ingin menjangkau secara keseluruhan dengan harga yang kami punya," ucapnya.

    Ayu mengaku, bisnis ini sangat menguntungkan, karena dalam satu hari kedainya bisa menjual 70 sampai 100. Lalu jika dikalkulasikan dalam satu bulan ia dapat menjual hingga 2.600 cup.

    "Kalau dilihat kopi susu dan lain-lain lagi digandrungi. Kami ingin menciptakan sesuatu brand itu menarik di kalangan luas itu sendiri. Baik di pasaran menengah maupun ke atas maka itu kita menciptakan yang namanya Teman Baik," ungkap dia.

    Dia menjelaskan, induk dari Teman Baik sendiri berada di Kota Solo, Jawa Tengah, dan telah mempunyai mitra mencapai 20 gerai yang tersebar di pulau Jawa. Namun, untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya masih satu yang berada di BSD, Tangerang Selatan. "Jadi untuk pasar minuman kopi masih terbuka luas dan dengan persaingan ini bisa menciptakan pasar yang kompetitif," katanya.

    Untuk saat ini, Ayu mengatakan, Teman Baik telah memiliki 29 jenis varian rasa minuman dari kopi dan non-coffee. "Untuk minuman kami mempunyai menu andalan seperti Es Lemonade Susu, Strowberi Gembira, dan Es Soya Matcha kita," kata dia.

    Dia menuturkan, keinginannya yang ingin berekspansi di beberapa wilayah Jakarta dan Jawa Barat untuk bisa memperkenalkan lebih luas nama Teman Baik. "Jika ingin mengetahui lebih banyak dari Teman Baik bisa kunjungi di sosial media Instagram kita @temanbaiksehatisekopi," tuturnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rincian Pasal-Pasal yang Diduga Bermasalah di Revisi UU KPK

    Banyak pasal dalam perubahan kedua Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi, atau Revisi UU KPK, yang disahkan DPR, berpotensi melemahkan KPK.