Dari Kalimantan Jokowi ke Boyolali Resmikan Pabrik Mobil Esemka

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah siswa sekolah menengah atas mengibaskan bendera saat menyambut Presiden Joko Widodo di Jalan Sultan Abdurrahman, Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis 5 September 2019. Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan kerja ke Pontianak guna membagikan sertifikat tanah untuk masyarakat Kalimantan. ANTARA FOTO/Jessica Helena Wuysang

    Sejumlah siswa sekolah menengah atas mengibaskan bendera saat menyambut Presiden Joko Widodo di Jalan Sultan Abdurrahman, Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis 5 September 2019. Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan kerja ke Pontianak guna membagikan sertifikat tanah untuk masyarakat Kalimantan. ANTARA FOTO/Jessica Helena Wuysang

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi telah meresmikan pabrik otomotif PT Solo Manufaktur Kreasi atau Esemka di Desa Demangan, Kecamatan Sambi, Kabupaten Boyolali, Jumat, 6 September 2019. Ia mengatakan, walaupun bertolak dari Kalimantan pagi ini, namun dia sangat senang karena semua sumber daya manusianya berasal dari dalam negeri.

    "Dari Kalimantan pagi ini, saya ke Jawa Tengah. Tepatnya, ke Boyolali untuk meresmikan pabrik mobil Esemka milik PT Solo Manufaktur Kreasi. Saya menyambut gembira beroperasinya pabrik beserta fasilitas Esemka yang semuanya dikerjakan oleh anak bangsa," ujarnya melalui akun resmi Presiden RI, Jumat, 6 September 2019.

    Jokowi mengungkapkan, walaupun mobil Esemka bukan mobil nasional, namun dia mengharapkan dapat menggerakan bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Lalu untuk PT Solo Manufaktur Kreasi sendiri adalah perusahaan nasional yang sepenuhnya dimiliki oleh swasta.

    "Kendati Esemka bukan mobil nasional, sebagai produk dalam negeri, tentu kehadirannya memberikan efek penting bagi pergerakan ekonomi," ungkapnya.

    Dia menuturkan, ini merupakan awal dari efek berantai bagi sektor industri komponen otomotif dalam negeri untuk bisa tumbuh. Jokowi menghimbau untuk rakyat Indonesia untuk bisa mendukung produk Esemka. "Apalagi produknya pun bagus, saya sudah mencobanya," tambahnya.

    Sementara itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi membuka kemungkinan potensi ekspor mobil Esemka, yang hari ini resmi diluncurkan. Budi Karya berpendapat, kendaraan buatan lokal ini memiliki peluang ekspor ke negara-negara berkembang seperti Myanmar.

    Namun, menurut Budi Karya, saat ini masih terdapat 12 model mobil Esemka yang telah lulus uji tipe. "Namun, untuk saat ini baru dua model yang diproduksi secara massal," kata dia di Boyolali, Jawa Tengah, Jumat, 6 September 2019.

    Budi Karya menilai, mobil Esemka telah memiliki tingkat kandungan lokal 60 persen, dan diharapkan ke depan semakin besar penyerapannya. Adapun jenis mobil Esemka yang diproduksi massal yakni Tipe Bima 1.2 dan Bima 1.3 adalah tipe kendaraan niaga atau pikap.

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rincian Pasal-Pasal yang Diduga Bermasalah di Revisi UU KPK

    Banyak pasal dalam perubahan kedua Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi, atau Revisi UU KPK, yang disahkan DPR, berpotensi melemahkan KPK.