Bangun Tiga Jalan Layang, Ridwan Kamil Teken Prasasti

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Direktur Utama PT Perikanan Nusantara (Perinus), M Yana Aditya, menandatangani nota kesepahaman kerja sama di Gedung Pakuan, Bandung, Senin, 2 September 2019.

    Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Direktur Utama PT Perikanan Nusantara (Perinus), M Yana Aditya, menandatangani nota kesepahaman kerja sama di Gedung Pakuan, Bandung, Senin, 2 September 2019.

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil hari ini, Selasa 3 September 2019, menandatangani prasasti dimulainya pembangunan (groundbreaking) tiga jalan layang (flyover). Ketiga jalan layang itu terdiri dari duadi Kota Bandung ruas Jalan Jakarta - Supratman dan Jalan Laswi - Pelajar Pejuang 45 serta satu  di Sukabumi.

    Flyover Jalan Laswi memiliki panjang 520 meter dengan panjang jembatan 36 meter dan lebar 9 meter dengan satu bentangan. Sementara flyover Jalan Jakarta memiliki panjang 500 meter dengan panjang jembatan 40,9 meter dan lebar 9 meter dengan satu bentangan.

    Ridwan Kamil menuturkan, pembangunan jalan layang merupakan salah satu cara Pemerintah Provinsi Jabar memfasilitasi kebutuhan infrastruktur transportasi di daerah perkotaan.

    "Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersikap adil terhadap semua kota dan kabupaten. Yang kota cenderung kebutuhannya adalah infrastruktur lalu lintas. Kalau kabupaten kebutuhan infrastrukturnya rata-rata pertanian, perikanan, penataan pariwisata daerah," kata Ridwan Kamil.

    Menurut dia, fasilitas pembangunan infrastruktur di kabupaten/kota akan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing daerah. "Kita akan sesuaikan dengan kebutuhan daerah, Kota Bandung butuhnya apa kita yang menyesuaikan."

    Sementara itu, Wali Kota Bandung Oded M Danial, dalam sambutannya mengungkapkan rasa bahagianya atas pembangunan dua flyover di Kota Bandung.
    Dia pun menyampaikan terimakasih kepada Pemprov Jabar atas bantuan pembangunan dua flyover tersebut mengingat APBD Kota Bandung tidak mampu menyediakan pendanaan untuk pembangunan infrastruktur besar.

    "Oleh karena itu, Mang Oded hari ini mengucapkan terimakasih kepada Pak Gubernur telah membantu infrastruktur besar di Kota Bandung. Mudah-mudahan groundbreaking hari ini bisa membantu mengurai kemacetan di Kota Bandung," kata dia.

    Pembangunan flyover atau perlintasan tidak sebidang ini bagian dari pembangunan konektivitas yang merupakan bagian dari standardisasi konstruksi dan menjadi salah satu solusi dalam menangani kemacetan di daerah perkotaan.

    Ridwan Kamil merinci, pembangunan flyover Jalan Jakarta dan Jalan Laswi dibagi dalam dua tahap dan tahap pertama dibangun pada tahun ini, sedangkan tahap dua akan dibangun pada 2020. Pembangunan tahap pertama flyover Jalan Laswi-Jalan Pelajar Pejuang 45 menelan anggaran Rp35,9 miliar, sementara untuk flyover Jalan Jakarta-Jalan Supratman menelan anggaran Rp42 miliar. Proses pembangunan diperkirakan selesai pada Desember 2019 dan anggaran berasal dari APBD Pemprov Jabar.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.