Menteri Perhubungan Pastikan Bandara Kediri Dibangun Awal 2020

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi hari Minggu 21 Juli 2019, meninjau proyek runway ketiga di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

    Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi hari Minggu 21 Juli 2019, meninjau proyek runway ketiga di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

    TEMPO.CO, Kediri - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan Pemerintah menginginkan proyek pembangunan bandara di Kabupaten Kediri, Jawa Timur, dibangun awal tahun 2020.

    "Saya pastikan bandara ini jadi dibangun, apalagi telah melalui proses panjang dan sudah dijadikan proyek strategis nasional," kata Menhub Budi Karya Sumadi di Kediri, Sabtu 31 Agustus 2019.

    Menhub yakin pembangunan bandara akan meningkatkan konektivitas dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

    "Apabila ini menjadi bandara, maka daerah sekitar nanti akan tumbuh menjadi suatu daerah pusat keekonomian baru di situ ada industri, kuliner, ada pariwisata," katanya.

    Budi menuturkan pembangunan bandara ini akan membuka kesempatan kerja bagi masyarakat sekitar.

    "Banyak kesempatan bekerja bagi masyarakat di pembangunan dan yang lebih luar biasa lagi pada saat bandara berhasil dibangun kesempatan kerja itu banyak sekali," kata Menhub.

    Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menargetkan Bandara Kediri dapat selesai dibangun pada akhir 2021.

    "Peletakan batu pertama kita berharap harus boleh nanti Januari tahun depan (2020), kita sudah mundur satu tahun, jadi kalau nanti kita mulai Januari tahun depan saya pikir 2021 akhir akan selesai seperti Bandara Kulon Progo," ujar Luhut.

    Luhut mengingatkan masyarakat Kediri yang lahannya terdampak pembangunan bandara agar tidak mudah terprovokasi pihak-pihak yang ingin menghambat pembangunan proyek tersebut.

    "Tidak ada yang bermaksud merugikan masyarakat, pasti akan memberi nilai tambah karena itu perintah dari Presiden untuk memberikan yang terbaik terhadap rakyat," tegasnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut Gojek.