Kala Gubernur BI Perry Warjiyo Pamer Buku Hasil Karyanya

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur BI Perry Warjiyo (tengah) seusai Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia di Jakarta, Rabu, 15 Agustus 2018. Kenaikan BI 7-Day Repo Rate ini sebagai langkah penguatan kerangka operasi moneter. TEMPO/Tony Hartawan

    Gubernur BI Perry Warjiyo (tengah) seusai Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia di Jakarta, Rabu, 15 Agustus 2018. Kenaikan BI 7-Day Repo Rate ini sebagai langkah penguatan kerangka operasi moneter. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Bali -Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo memamerkan buku hasil karangannya sendiri bersama Kepala Institut Bank Indonesia, Solikin M. Juhro. Buku ini telah diterbitkan sejak 2016 , namun baru saja diluncurkan dalam versi bahasa Inggris berjudul “Central Bank Policy: Theory and Practice.”

    Salah satu konten dalam buku ini yaitu pengalaman Indonesia menerapkan bauran kebijakan alias policy mix dalam mencapai stabilitas dan pertumbuhan ekonomi. “Ini bisa Anda baca di buku ini, halaman 13,14, dan 15, tapi tentu setelah membelinya,” kata Perry dalam kepada peserta Konferensi Internasional Bulletin of Monetary Economics and Banking atau BMEB ke-13 di Bali, Kamis, 29 Agustus 2019.

    Policy mix merupakan salah satu frasa yang sering disebutkan oleh Perry dalam berbagai kesempatan. Ia percaya, bauran kebijakan moneter di bank sentral dan sinergi dengan pemerintah, bisa menghasilkan tujuan-tujuan pembangunan yang ingin dicapai. Baik itu stabilitas makro ekonomi, stabilitas harga barang, maupun pertumbuhan ekonomi.

    Pada September 2017, Bank Indonesia mencatat permintaan akan buku ini meningkat karena merupakan buku referensi mata kuliah ilmu bank sentral terlengkap yang ada saat ini. Menurut BI saat itu, buku ini dapat memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai kebijakan bank sentral, baik dalam tataran teori maupun dinamika implementasi di lapangan.

    Saat ini buku versi bahasa Inggris sudah tersedia di laman amazon.com dengan harga US$ 124,5 atau setara Rp 1,7 juta. Amazon menulis bahwa buku ini membahas teori dan studi empiris dari kebijakan keuangan dan moneter di negara berkembang, termasuk Indonesia. Selain itu, buku ini dinilai menjadi input yang berharga bagi bank sentral dan pemerintah.

    Sementara dua hari sebelumnya, Selasa, 27 Agustus 2019, mantan Menteri Keuangan era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Chatib Basri, juga menyampaikan ucapan selamat atas terbitnya buku bahasa Inggris karangan Perry tersebut. “Selamat atas penerbitan bukunya (english version) Pak Perry Warjiyo,” tulis dia sambil mengunggah foto sampul dari buku tersebut.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.