Pelabuhan Tanah Ampo Ditargetkan Beroperasi Tahun Ini

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelabuhan Tanah Ampo atau Labuan Amuk, di Karangasem, Bali. bisnis.com

    Pelabuhan Tanah Ampo atau Labuan Amuk, di Karangasem, Bali. bisnis.com

    TEMPO.CO, Denpasar - Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Agus Purnomo berharap Pelabuhan Tanah Ampo di Kecamatan Manggis, Karangasem, Bali, bisa beroperasi pada tahun ini. "Kami juga berharap agar dibentuk badan usaha pengelola pelabuhan,” katanya seusai penandatangan kesepakatan di ruang rapat Wiswa Sabha Pratama Kantor Gubernur Bali, Selasa 27 Agustus 2019.

    Sebelumnya Kementerian Perhubungan meneken Momorandum Of Understanding (MOU) dengan Pemerintah Provinsi Bali dan Kabupaten Karangasem untuk pengembangan Pelabuhan Tanah Ampo. Pemerintah berharap Pelabuhan Tanah Ampo akan berkembang dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat di sekitarnya. “Terminal sudah siap." 

    Pembangunan Pelabuhan Tanah Ampo mulai sekitar tahun 2007. Saat ini panjang dermaganya sekitar 154 meter dengan lebar sekitar 12 meter. Jika rampung dan beroperasi, pelabuhan ini direncanakan menjadi sandaran bagi kapal pesiar mewah yang berkunjung ke Bali.

    Sementara itu, Gubernur Bali I Wayan Koster menyebutkan, untuk badan usaha daerah akan dibentuk oleh Pemerintah Provisni Bali. “Pembagian untungnya sekitar 60 hingga 70 persen untuk Pemkab Karangasem,” ujarnya.

    Koster juga menyatakan bakal ada kerjasama dengan pihak swasta. “Kerjasama pembangunan dan pengelolaan,” kata Koster.

    Ia juga berjanji memberikan porsi lebih bagi warga Karangasem untuk bekerja di Pelabuhan Tanah Ampo dan sekitarnya. “Terutama untuk menjual kerajinan,” terangnya.

    Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumantri berharap dengan dibangunnya kembali Pelabuhan Tanah Ampo bisa memberikan dampak bagi warganya terutama perbaikan ekonomi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.