Perry Warjiyo: Ada Lima Sumber Pertumbuhan Ekonomi Masa Depan

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo seusai salat Jumat di kompleks kantor Bank Indonesia, Jakarta Pusat, Jumat, 26 Juli 2019. TEMPO/Francisca Christy Rosana

TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan ada lima sumber pertumbuhan ekonomi baru bagi Indonesia di masa depan.

"Pertama adalah infrastruktur, baik primer, sekunder, dan tersier," ujar Perry di Menara Kamar Dagang dan Industri Indonesia, Jakarta, Senin, 26 Agustus 2019. Ia mengatakan infrastruktur dapat mendorong kawasan industri dan kawasan pariwisata. Sehingga ia menyebut pemerintah bisa menyokong sektor tersebut dan menarik partisipasi dunia usaha, baik besar, menengah, atau kecil.

Sumber pertumbuhan ekonomi yang kedua, ujar Perry, adalah industri manufaktur. Karena itu, ia menyebut perlunya ada peningkatan investasi di industri ini. Adapun bidang yang bisa digeluti, anatra lain otomotif, garmen, makanan dan minuman, serta elektronik. Selain adanya investasi, hal yang perlu dilakukan adalah hilirisasi di berbagai daerah di Indonesia.

Berikutnya, kata Perry, sumber pertumbuhan lainnya adalah sektor pariwisata. Apalagi, saat ini Presiden sudah mengumumkan sejumlah wilayah yang akan diprioritaskan, seperti Yogyakarta, Labuan Bajo, Mandalika, Toba, dan Likupang. "Itu akan dikembangkan dan perlu dukungan dari pengusaha," tuturnya.

Sumber pertumbuhan keempat adalah ekonomi digital. Saat ini, Perry mengatakan Bank Indonesia sudah meluncurkan visi sistem pembayaran Indonesia 2025. 

Saat ini pun dunia usaha, perbankan, fintech akan mempercepat transisi sehingga tahun depan hanya akan ada satu Quick Response Indonesia Standard alias QRIS yang berlaku di Indonesia. Di samping itu, BI juga telah meluncurkan SKNBI yang lebih murah, cepat, dabesar guna mendorong startup dan dunia usaha digital. Ia pun berujar akan memikirkan langkah lain lagi untuk mendorong sektor tersebut.

Adapun sumber pertumbuhan kelima, tutur Perry, adalah perikanan. Pasalnya sektor ini cukup potensial dan masih bisa dikembangkan lagi guna menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia. "Ke depan kita akan terus mencermati perang dagang antara AS dan Tiongkok, tapi kita harus bergerak mencari peluang baru untuk sumber pertumbuhan dan dorong investasi baik dalam dan luar negeri," kata Perry Warjiyo

 






Sebut Ekonomi RI 2023 Tertekan, Apindo Ungkap Sektor Usaha yang Omsetnya Turun Signifikan

17 jam lalu

Sebut Ekonomi RI 2023 Tertekan, Apindo Ungkap Sektor Usaha yang Omsetnya Turun Signifikan

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia atau Apindo Hariyadi B. Sukamdani mengungkapkan bahwa kondisi perekonomian Indonesia tertekan pada tahun 2023.


Prediksi The Fed Rate Kuartal I 2023 5 Persen, Bank Indonesia Ungkap Strategi Penguatan Rupiah

20 jam lalu

Prediksi The Fed Rate Kuartal I 2023 5 Persen, Bank Indonesia Ungkap Strategi Penguatan Rupiah

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo memperkirakan suku bunga acuan Bank Sentral Amerika Serikat The Federal Reserve akan mencapai puncak.


Apindo Yakin Ekonomi RI 2023 5 Persen Lebih Meski Ketidakpastian Global Masih Sangat Tinggi

20 jam lalu

Apindo Yakin Ekonomi RI 2023 5 Persen Lebih Meski Ketidakpastian Global Masih Sangat Tinggi

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia atau Apindo Hariyadi B. Sukamdani membeberkan proyeksi pertumbuhan ekononi Indonesia pada tahun 2023.


Hadapi Ancaman Krisis Global, Gubernur BI: Hidup adalah Ketidakpastian

22 jam lalu

Hadapi Ancaman Krisis Global, Gubernur BI: Hidup adalah Ketidakpastian

BI membeberkan tiga langkah yang akan diambil Indonesia dalam menghadapi ketidakpastian pada masa mendatang.


RI Segera Punya Rupiah Digital, BI Sebut 3 Alasannya

22 jam lalu

RI Segera Punya Rupiah Digital, BI Sebut 3 Alasannya

Bank Indonesia telah meluncurkan White Paper pengembangan rupiah digital pada 30 November 2022.


Unggul Berdayakan UMKM, BRI Raih Dua Penghargaan BI Awards 2022

1 hari lalu

Unggul Berdayakan UMKM, BRI Raih Dua Penghargaan BI Awards 2022

Dua gelar itu adalah Bank Pendukung UMKM Terbaik dan Bank Konvensional Pendukung Pengendalian Moneter Rupiah dan Valas Terbaik.


Rupiah Hari Ini Diprediksi Bergerak di Level Rp 15.400

1 hari lalu

Rupiah Hari Ini Diprediksi Bergerak di Level Rp 15.400

Rupiah kemungkinan akan bergerak di level Rp 15.400-15.470 sepanjang hari ini.


Sri Mulyani Beberkan Tantangan Global di 2023: Bisa Jadi Turning Point kalau Perang Berhenti

2 hari lalu

Sri Mulyani Beberkan Tantangan Global di 2023: Bisa Jadi Turning Point kalau Perang Berhenti

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan ada sejumlah tantangan yang harus pengusaha Indonesia hadapi memasuki tahun 2023.


Simak Jadwal Operasional Terbaru Bank Indonesia Menjelang Natal dan Tahun Baru

3 hari lalu

Simak Jadwal Operasional Terbaru Bank Indonesia Menjelang Natal dan Tahun Baru

Bank Indonesia atau BI menyesuaikan jadwal kegiatan operasional selama Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2023. Simak detailnya berikut ini.


Target Pertumbuhan Ekonomi RI 2023 5,3 Persen, Sri Mulyani: Sangat Ambisius

3 hari lalu

Target Pertumbuhan Ekonomi RI 2023 5,3 Persen, Sri Mulyani: Sangat Ambisius

Sri Mulyani optimistis perekonomian Indonesia bebas resesi.