Ditanya Soal Rencana Jual Saham Bank Permata, Ini Respons Bos Astra

Permata Bank. TEMPO/Aditia Noviansyah

TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Direktur PT Astra Internasional Tbk. atau ASII Prijono Sugiarto merespons kabar perusahaan bakal menjual kepemilikan saham di PT Bank Permata Tbk. atau BNLI. Menurut dia, tidak ada rencana perusahaan bakal menjual saham Astra yang kini ada di Bank Permata.

"Saya tidak bilang tidak akan dilepas atau dilepas, yang paling penting statementnya harus diperbaiki. Saya tidak mengatakan apa-apa, I have no comment on that," kata Prijono kepada awak media di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta Selatan, Senin 26 Agustus 2019.

Prijono juga membantah bahwa Astra telah berbicara dengan Otoritas Jasa Keuangan atau OJK terkait penjualan saham itu. Dia membantah kabar penjualan saham Permata tersebut. Adapun saat ini, Astra masih menjadi pemegang saham pengendali bersama dengan Standard Chartered masing-masing sebesar 44,56 persen.

Menurut Prijono, saat ini Astra masih fokus untuk memperbaiki kinerja perusahaan. Salah satunya, adalah memperbaiki penyaluran kredit dengan menjaga rasio non performing loan atau rasio kredit bermasalah atau NPL sebesar 3,6 persen gross.

"Dan kalau anda lihat, NPL Permata Bank sudah 3,6 persen itu sudah bagus," kata Prijono.

Sebelumnya, PT Bank Mandiri Tbk. atau BMRI dikabarkan tengah mengajukan tawaran untuk mengakusisi saham Bank Permata. Namun rencana tersebut dikabarkan kandas, karena tak ada kesepakatan antara pemegang saham pengendali yakni Standard Chartered dan juga Astra.

Selain Bank Mandiri, rencana akusisi Bank Permata sempat juga terdengar bakal dilakukan oleh Bank Oversea-Chinese Banking Corporation Ltd (OCBC). Bank asal Singapura ini dikabarkan tertarik untuk membeli 90 persen saham Bank Permata.






Analis Ungkap Prospek Bisnis Cinema XXI yang Bakal IPO Tahun Depan

21 jam lalu

Analis Ungkap Prospek Bisnis Cinema XXI yang Bakal IPO Tahun Depan

Analis Trimegah Sekuritas Rovandi menanggapi kabar operator bioskop Cinema XXI, PT Nusantara Sejahtera Raya, bakal IPO tahun depan.


Bank Raya (AGRO) Rights Issue 2,32 Miliar Saham, BRI Akan Serap Semuanya

1 hari lalu

Bank Raya (AGRO) Rights Issue 2,32 Miliar Saham, BRI Akan Serap Semuanya

PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) berencana melakukan rights issue.


IHSG Ditutup Melemah di Akhir Pekan, Saham Big Caps Terlaris

1 hari lalu

IHSG Ditutup Melemah di Akhir Pekan, Saham Big Caps Terlaris

Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG ditutup turun tipis 0,02 persen pada perdagangan Jumat, 2 Desember 2022.


Sepekan Saham GOTO Anjlok ke Level ARB, Ada Apa?

1 hari lalu

Sepekan Saham GOTO Anjlok ke Level ARB, Ada Apa?

Saham GOTO kembali memberatkan pergerakan IHSG dengan penurunan hingga auto rejection bawah (ARB) pada perdagangan Jumat, 2 Desember 2022.


Samuel Sekuritas: IHSG Turun Cukup Dalam, Saham BCA Melemah usai Aksi Profit Taking

2 hari lalu

Samuel Sekuritas: IHSG Turun Cukup Dalam, Saham BCA Melemah usai Aksi Profit Taking

Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG ditutup di level 7.020,8, atau turun 0,85 persen dibandingkan angka penutupan kemarin, (7.081,3).


Kaesang Pangarep Beberkan Alasan Tak Tertarik Beli Saham Teknologi: Capek, Boncos Banyak

2 hari lalu

Kaesang Pangarep Beberkan Alasan Tak Tertarik Beli Saham Teknologi: Capek, Boncos Banyak

Putra bungsu Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep, blak-blakan menyatakan dirinya tak mau lagi berinvestasi saham emiten sektor teknologi. Ini sebabnya.


IHSG Diprediksi Menguat, Samuel Sekuritas: Saham BBNI hingga INCO Patut Dicermati

2 hari lalu

IHSG Diprediksi Menguat, Samuel Sekuritas: Saham BBNI hingga INCO Patut Dicermati

PT Samuel Sekuritas Indonesia memperkirakan Indeks harga saham gabungan atau IHSG pada hari ini, Kamis, 1 Desember 2022, akan menguat.


Kaesang Pangarep Targetkan Sejuta Nasabah Saham Rakyat pada 2023

3 hari lalu

Kaesang Pangarep Targetkan Sejuta Nasabah Saham Rakyat pada 2023

Kaesang Pangarep selaku pendiri dan brand ambassador Saham Rakyat menargetkan satu juta nasabah pada tahun 2023. Apa strateginya?


Cerita Kaesang Pangarep Pernah Rugi 70 Persen Saat Investasi Saham

3 hari lalu

Cerita Kaesang Pangarep Pernah Rugi 70 Persen Saat Investasi Saham

Kaesang Pangarep, mengatakan untung dan rugi saat investasi saham adalah hal yang wajar.


Gaet Ultra Voucher, Transaksi di Saham Rakyat Kini Bisa Dapat Bonus Poin

3 hari lalu

Gaet Ultra Voucher, Transaksi di Saham Rakyat Kini Bisa Dapat Bonus Poin

Dengan kerja sama tersebut, Saham Rakyat sekarang tidak hanya menawarkan potensi margin dari aktivitas jual-beli saham.