Pertamina: Kompensasi Korban Tumpahan Minyak Berupa Nontunai

Petugas mengumpulkan tumpahan minyak mentah yang tercecer di Pesisir Pantai Tanjungsari, Karawang, Jawa Barat, Kamis, 8 Agustus 2019. PT. Pertamina mengklaim volume tumpahan minyak mentah yang tercecer akibat kebocoran gas di anjungan lepas pantai YY PHE ONWJ di wilayah Karawang tinggal 10 persen dibandingkan dari volume awal yang ditaksir mencapai 3.000 barel per hari. ANTARA

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Tim Penanganan Dampak Eksternal Pertamina Hulu Energi ONWJ, Rifky Efendy, mengatakan kompensasi bagi korban tumpahan minyak saat ini masih dalam proses pendataan. Setelah pendataan selesai, korban akan diberikan kompensasi dalam bentuk cashless atau nontunai.

"Di sisi lain, kami ingin terus terang saja ingin menyalurkan bantuan uang secara cashless. kami tidak akan membagikan uang tunai ke desa-desa, tapi kami akan buka rekening pada warga terdampak yang sudah terverifikasi," kata Rifky di PHE Tower, Jakarta, Senin, 26 Agustus 2019.

Menurut dia, hal itu memerlukan proses karena PHE dengan Himbara, yaitu BNI BRI dan Bank Mandiri, perlu waktu untuk membuat rekening. "Kami tidak ignorance terhadap janji kami, tapi lebih kepada ini proses cukup panjang untuk memastikan bahwa bantuan ini akuntabel, auditable dan bisa dipertanggungjawabkan," ujar Rifky.

Kompensasi dalam bentuk nontunai ditujukan agar tidak ada manipulasi data korban. "Tidak ada pemotongan-pemotongan, sehingga masyarakat menerima secara utuh. Sehingga saya mohon maaf masih perlu waktu yang sedikit lebih lama, tapi insyaallah lebih akurat dan akutabel," katanya.

Adapun formulasi bantuan diatur dalam Peraturan Menteri KLHK Nomor 7 Tahun 2014, di mana saat ini sedang dilakukan perhitungan. Pertamina juga akan mengganti peralatan nelayan yang rusak serta memberikan bantuan sembako.

Rifky menjelaskan, pihaknya memerlukan data, berapa orang dan titik, berapa orang yang membutuhkan, dan ada pendampingan-pendampingan dari instansi terkait. "Ini semua perlu koordinasi dan komunikasi. Oleh karena itu saya minta maaf karena harus mundur, tapi insyaallah kami maksimalkan percepatan," ujarnya.

Sebelumnya, PHE ONWJ mengumumkan akan mulai memberikan kompensasi untuk warga terdampak tumpahan minyak pada pekan depan. Saat ini, tim mencatat ada 66 desa di Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten yang warganya terkena imbas insiden tersebut.

"Hari ini, 279 orang dari tim kami mulai membuka meja pendataan di kantor desa. Ada 66 desa yang tersebar di 7 kabupaten/kota yang kena dampak," ujar Ketua Tim Penanganan Dampak Eksternal PHE ONWJ Rifky Efendy di Kantor Pusat Pertamina, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Kamis, 15 Agustus 2019.

Rifki mengatakan, pendataan data warga terdampak akan ditargetkan kelar pada Jumat pekan ini. Dalam masa pendataan, Pertamina mensyaratkan masyarakat mengisi formulir yang di dalamnya memuat data diri lengkap. Di dalam formulir itu juga tercantum besaran biaya air bersih hingga kesehatan yang diakibatkan oleh insiden tumpahan minyak Pertamina.

FRANCISCA CHRISTY ROSANA






Pasokan BBM Selama Libur Nataru 2023 Diklaim Aman, Begini Kata Pertamina

4 jam lalu

Pasokan BBM Selama Libur Nataru 2023 Diklaim Aman, Begini Kata Pertamina

Pertamina telah memetakan lokasi-lokasi yang berpotensi mengalami peningkatan permintaan BBM selama libur nataru 2023, khususnya di destinasi wisata.


Kala Wamen BUMN Sebut Utang Pertamina Hulu Energi Rp 70,2 T dan Rencana IPO Tahun Depan

5 jam lalu

Kala Wamen BUMN Sebut Utang Pertamina Hulu Energi Rp 70,2 T dan Rencana IPO Tahun Depan

Pahala N. Mansury menjelaskan kondisi pendanaan di salah satu anak usaha BUMN, PT Pertamina Hulu Energi (PHE).


MyPertamina Tak Hanya untuk Subsisi BBM: Ada Program Promosi hingga Pembayaran

9 jam lalu

MyPertamina Tak Hanya untuk Subsisi BBM: Ada Program Promosi hingga Pembayaran

Sebanyak 3,1 juta pemakai kendaraan telah mendaftarkan diri sebagai pengguna MyPertamina.


Dugaan Korupsi BBM, Kantor Pertamina di Kalimantan Selatan Digeledah

14 jam lalu

Dugaan Korupsi BBM, Kantor Pertamina di Kalimantan Selatan Digeledah

Bareskrim telah meningkatkan status penanganan kasus dugaan korupsi BBM yang melibatkan Pertamina ke tahap penyidikan.


Pertamina Pastikan Stok BBM dan LPG untuk Natal dan Tahun Baru Aman

15 jam lalu

Pertamina Pastikan Stok BBM dan LPG untuk Natal dan Tahun Baru Aman

Pertamina telah memetakan lokasi-lokasi yang berpotensi mengalami peningkatan permintaan selama libur akhir tahun, khususya di destinasi wisata.


Sopir Truk Pakai HP Jadul Bingung Beli Solar dengan QR Code, Ini Kata Pertamina

17 jam lalu

Sopir Truk Pakai HP Jadul Bingung Beli Solar dengan QR Code, Ini Kata Pertamina

Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Alfian Nasution, menanggapi keluhan sopir truk saat membeli solar dengan QR Code karena menggunakan handphone jadul.


4 Anak Usaha BUMN Segera IPO pada 2023, dari PGE hingga Palm Co

19 jam lalu

4 Anak Usaha BUMN Segera IPO pada 2023, dari PGE hingga Palm Co

Akan ada empat anak usaha BUMN yang bakal melaksanakan IPO pada 2023.


PSI Pertemukan Warga Pancoran dan Pertamina soal Sengketa Lahan: Ada Kejelasan

1 hari lalu

PSI Pertemukan Warga Pancoran dan Pertamina soal Sengketa Lahan: Ada Kejelasan

Pimpinan Fraksi PSI DPRD DKI mendatangi kantor PT Pertamina untuk membahas status lahan di Jalan Pengadegan Utara Raya, Pancoran, Jakarta Selatan


Fraksi PSI DPRD DKI Pertemukan Warga dan Pertamina, Perjelas Status Tanah di Pancoran

2 hari lalu

Fraksi PSI DPRD DKI Pertemukan Warga dan Pertamina, Perjelas Status Tanah di Pancoran

Fraksi PSI DPRD DKI mempertemukan warga dengan PT Pertamina hari ini. Mediasi tersebut untuk memperjelas status tanah di Jalan Pengadegan, Pancoran


RI Sulit Impor Minyak Rusia, Energy Watch: Ada Ancaman dari Amerika dan Sekutunya

2 hari lalu

RI Sulit Impor Minyak Rusia, Energy Watch: Ada Ancaman dari Amerika dan Sekutunya

Kebijakan pembatasan harga sejatinya tak menutup kesempatan Indonesia mengimpor minyak Rusia.