Pemkot Padang Siapkan Beleid Asuransi Pohon Pelindung

Sejumlah tim SAR dan warga melakukan proses evakuasi pohon Beringin tumbang yang menimpa dua bangunan di Jalan Kebon Agung, Mlati Krajan, Sendangadi, Mlati, Sleman, Yogyakarta, 9 Januari 2017. Hujan deras disertai angin kencang menumbangkan Pohon Beringin dan menimpa dua bangunan serta gerobag pedagang es buah. TEMPO/Pius Erlangga

TEMPO.CO, Padang - Pemerintah Kota Padang tengah menyiapkan Peraturan Wali Kota tentang Asuransi Pohon Pelindung. Hal ini dilakukan sebagai upaya mengantisipasi adanya korban dan kerugian materiil jika ada pohon yang tumbang.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang Mairizon menyatakan, selama ini jika ada yang tertimpa pohon tumbang tidak mendapat ganti rugi. "Dengan adanya Perwako (peraturan wali kota) bisa ditanggulangi," katanya, Senin, 26 Agustus 2019.

Mairizon menjelaskan, peraturan wali kota itu akan mengatur pohon yang masih layak dan pohon yang kondisinya sudah tua serta rawan tumbang untuk kemudian diasuransikan. "Jadi kalau terjadi pohon roboh, jika ada pihak yang tertimpa bisa ditanggulangi kerugiannya," ujarnya. Sementara pohon yang kondisinya sudah tak layak akan dilakukan penggantian dengan yang baru. 

Sejak 2017, kata Mairizon, sudah ada ratusan permohonan yang masuk untuk menebang pohon yang dinilai sudah tak layak. “Tentu saja hal itu tidak bisa serta merta langsung dipenuhi karena selain keterbatasan waktu juga kekosongan aturan,” ujarnya. Jika sudah ada peraturan wali kota, bisa dilakukan identifikasi mana pohon yang layak dan mana yang harus ditebang untuk ditanam baru.

Selama ini, pemerintah juga sering kali menghadapi dilema saat ada pohon yang sebenarnya sudah tak layak dan hendak ditebang akan muncul pandangan tidak ramah lingkungan. Oleh karena itu, dalam penyusunan peraturan wali kota juga akan dimintai tanggapan soal umur berapa pohon masih layak secara akademis.

Sebelumnya, berdasarkan data yang dihimpun dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, sebanyak 10 pohon tumbang di Kota Padang akibat hujan deras yang mengguyur daerah tersebut pada 22 Juni 2019. Pohon yang tumbang tersebut menimpa satu kendaraan dan menghambat akses jalan.

ANTARA






Ini Janji Bos OJK Usai Cabut Izin Wanaartha Life

43 menit lalu

Ini Janji Bos OJK Usai Cabut Izin Wanaartha Life

OJK kemarin resmi mencabut izin usaha perusahaan asuransi jiwa PT Adisarana Wanaartha (Wanaartha Life). Apa yang selanjutnya akan dilakukan otoritas?


Setelah Cabut Izin Usaha Wanaartha Life, OJK Lakukan Ini untuk Melindungi Pemegang Polis

10 jam lalu

Setelah Cabut Izin Usaha Wanaartha Life, OJK Lakukan Ini untuk Melindungi Pemegang Polis

OJK mencabut izin usaha Wanaartha Life alias WAL pada Senin, 5 Desember 2022.


OJK Sebut Ada 1.631 Pengaduan dan 76 Laporan Konsumen dari Kasus Wanaartha Life

19 jam lalu

OJK Sebut Ada 1.631 Pengaduan dan 76 Laporan Konsumen dari Kasus Wanaartha Life

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menanggapi 1.631 pengaduan dan 76 laporan konsumen ihwal perkara perusahaan asurani Wanaartha Life.


Izin Usaha Asuransi Wanaartha Life Dicabut, Bagaimana dengan Bumiputera?

19 jam lalu

Izin Usaha Asuransi Wanaartha Life Dicabut, Bagaimana dengan Bumiputera?

OJK menyinggung perusahaan asuransi Bumiputera pasca mengumumkan pencabutan izin usaha perusahaan asuransi Wanaartha


Sederet Kewajiban Wanaartha Pasca Izin Dicabut OJK: Gelar RUPS hingga Bentuk Tim Likuidasi

22 jam lalu

Sederet Kewajiban Wanaartha Pasca Izin Dicabut OJK: Gelar RUPS hingga Bentuk Tim Likuidasi

Perusahaan jasa asuransi jiwa PT Adisarana Wanaartha atau Wanaartha Life dilarang melakukan kegiatan usaha di bidang asuransi jiwa lagi.


Angin Puting Beliung Rusak 18 Bangunan di Bogor, Sempat Putuskan Akses Jalan

1 hari lalu

Angin Puting Beliung Rusak 18 Bangunan di Bogor, Sempat Putuskan Akses Jalan

BPBD Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mencatat sebanyak 18 bangunan rusak akibat peristiwa angin puting beliung di Kecamatan Ciampea, Bogor.


Polantas Urusi Pohon Tumbang, Begini Pesannya

2 hari lalu

Polantas Urusi Pohon Tumbang, Begini Pesannya

Jika pohon tumbang tak segera diatasi, kemacetan arus lalu lintas akan mengular. Polantas Husnan Rangkuti menggerahkan warga.


Menkes Blak-blakan Soal BPJS Kesehatan, Benarkah Hanya untuk Orang Miskin?

5 hari lalu

Menkes Blak-blakan Soal BPJS Kesehatan, Benarkah Hanya untuk Orang Miskin?

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin blak-blakan membeberkan pandangannya soal layanan BPJS Kesehatan yang belakangan memicu kontroversi.


Kemenhub Sebut Gubernur Kini Putuskan Biaya Jasa Batas Atas dan Bawah Ojek Online

7 hari lalu

Kemenhub Sebut Gubernur Kini Putuskan Biaya Jasa Batas Atas dan Bawah Ojek Online

Kemenhub menyampaikan bahwa ketentuan terkait penyesuaian tarif ojek daring (online) akan ditetapkan oleh Gubernur.


Siapkan Produk Khusus Orang Kaya', BPJS Kesehatan: Tidak Ada Perbedaan Perlakuan

11 hari lalu

Siapkan Produk Khusus Orang Kaya', BPJS Kesehatan: Tidak Ada Perbedaan Perlakuan

Pemerintah akan segera menerbitkan beleid yang mengatur ketentuan kombinasi biaya perawatan asuransi kesehatan BPJS Kesehatan dan swasta.