Gapmmi Tolak Kenaikan Tarif Bea Masuk Susu dari Uni Eropa Kalau..

Karyawan PT Greenfields Indonesia sedang memeriksa susu segar dalam kemasan di laboratorium pabrik kedua di Desa Palaan, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Kamis, 4 Mei 2017. Pabrik ini ditargetkan mampu memproduksi 72 liter susu per tahun dari 20 ribu ekor sapi perah yang diternakkan sendiri. TEMPO/Abdi Purmono

TEMPO.CO, Jakarta - Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia atau Gapmmi menolak rencana pemerintah untuk menaikkan tarif bea masuk produk susu dan makanan serta minuman lainnya dari Uni Eropa (UE). Padahal, kebijakan itu dimaksudkan sebagai respons atas diskriminasi yang dilakukan Uni Eropa kepada produk minyak kelapa sawit mentah atau crude palm oil (CPO) dan produk turunannya asal Indonesia. 
 
Ketua Umum Gapmmi, Adhi Lukman, mengatakan kebijakan pemerintah bakal merugikan industri dalam negeri jika kenaikan tarif bea masuk itu juga berlaku untuk bahan baku dan bahan pendukung. “Kami menyampaikan keberatan kalau kebijakan itu berlaku untuk bahan baku. Kebijakan itu akan membatasi pilihan ketersediaan bahan baku,” kata Adhi Lukman dalam pesan pendek kepada Tempo, Ahad, 25 Agustus 2019. 
 
Adhi mengatakan, selama ini Uni Eropa merupakan salah satu sumber utama bahan baku susu untuk industri dalam negeri. Dengan menutup salah satu sumber impor tersebut, ia memungkinkan produk susu di Indonesia bakal naik harga. Risikonya, ujar dia, berdampak pada daya saing dan daya beli masyarakat. 
 
Wakil Ketua Umum Gapmmi, Rachmat Hidayat, mengatakan pengalihan sumber impor dari Uni Eropa ke negara lain membutuhkan proses panjang. Sebab, produsen mesti menyesuaikan lagi spesifikasi dan formulasi bahan baku dengan bahan-bahan yang ada di dalam negeri supaya menghasilkan produk yang sama.  “Waktunya kan enggak sebentar untuk menyesuaikan formula, spesifikasi, dan lain-lain,” tuturnya. 
 
Kebijakan kenaikan tarif bea masuk untuk produk susu impor sebelumnya disampaikan Menteri Perdagangan Enggarsito Lukita. Enggar menyarankan perusahaan dalam negeri segera mencari importir lain, semisal dari Australia, Selandia Baru, Amerika Serikat, dan India untuk membalas kebijakan Uni Eropa yang diskriminatif terhadap produk sawit Indonesia.
 
Belakangan, Enggar tak hanya meminta pengalihan sumber impor susu dan menaikkan tarif bea masuknya. Kemendag juga ingin mengalihkan impor pesawat dari produsen Eropa Airbus, ke produsen Amerika, Boeing. 
 
FRANCISCA CHRISTY ROSANA





Mantan Presiden Rusia Curiga Hubungan Amerika dan Uni Eropa Retak

9 menit lalu

Mantan Presiden Rusia Curiga Hubungan Amerika dan Uni Eropa Retak

Mantan Presiden Rusia berpandangan hubungan Amerika dan Uni Eropa mulai memburuk karena Amerika dianggap ambil kesempatan dari krisis Ukraina.


Presiden Jokowi: Berikan Insentif bagi Investor dan Industri Produk Substitusi Impor

2 jam lalu

Presiden Jokowi: Berikan Insentif bagi Investor dan Industri Produk Substitusi Impor

Jokowi memerintahkan jajarannya untuk memberikan insentif bagi investor dan industri yang berhasil memproduksi barang substitusi impor.


Europol Bekuk Super Kartel Eropa, Sita 30 Ton Narkoba

19 jam lalu

Europol Bekuk Super Kartel Eropa, Sita 30 Ton Narkoba

Kepolisian Uni Eropa (Europol) menangkap sedikitnya 49 orang yang terlibat dalam super kartel di beberapa negara dalam operasi berskala internasional


Mengapa Semangka Baik Dikonsumsi Penderita Sakit Tipes?

1 hari lalu

Mengapa Semangka Baik Dikonsumsi Penderita Sakit Tipes?

Konsumsi makanan-makanan berikut selama menderita sakit tipes. Salah satunya semangka, ini alasannya.


7 Makanan Kaya Kalsium selain Susu untuk Orang yang Intoleransi Laktosa

1 hari lalu

7 Makanan Kaya Kalsium selain Susu untuk Orang yang Intoleransi Laktosa

Kalsium membantu beberapa fungsi tubuh utama seperti pembekuan darah, kontraksi otot, pengaturan detak jantung, dan fungsi saraf.


Basuki Hadimuljono Pastikan TKDN Proyek Kementerian PUPR Minimal 80 Persen

2 hari lalu

Basuki Hadimuljono Pastikan TKDN Proyek Kementerian PUPR Minimal 80 Persen

Kementerian PUPR meningkatkan penggunaan bahan bangunan ramah lingkungan.


Emiten TBS Energi Catat Laba Bersih USD 54,75 Juta, Naik 60 Persen

2 hari lalu

Emiten TBS Energi Catat Laba Bersih USD 54,75 Juta, Naik 60 Persen

Emiten tambang batu bara PT TBS Energi Utama Tbk. (TOBA) mencetak peningkatan kinerja hingga September 2022


Makanan dan Minuman untuk Menghilangkan Rasa Pedas di Mulut

4 hari lalu

Makanan dan Minuman untuk Menghilangkan Rasa Pedas di Mulut

Minum air untuk meredakan pedas ternyata tidak tepat.


Indonesia Kalah Sengketa Soal Ekspor Nikel, Apa Manfaat Nikel untuk Peralatan Militer?

5 hari lalu

Indonesia Kalah Sengketa Soal Ekspor Nikel, Apa Manfaat Nikel untuk Peralatan Militer?

Di banyak industri, bahan tambang nikel yang ditemukan pada 1751 ini sudah banyak digunakan, untuk apa saja? Salah satunya untuk peralatan militer.


Larang Produk Impor, Menteri PUPR: Kalau Anak Buah Saya Enggak Mau Aspal Buton, Saya Ganti

6 hari lalu

Larang Produk Impor, Menteri PUPR: Kalau Anak Buah Saya Enggak Mau Aspal Buton, Saya Ganti

Menteri Pekerjaaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengingatkan pentingnya pembangunan infrastruktur mandiri menggunakan produk dalam negeri.